BOM ISRAEL JATUH 100 METER DARI RUMAH SAKIT INDONESIA DI GAZA

Rumah Sakit Indonesia sedang dalam proses pembangunan. Foto: MINA

     Gaza, 30 Dzul Hijjah 1433 / 15 November 2102 (MINA) – Sebuah bom dilaporkan meledak sekitar 100 meter dari lokasi Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Rabu sore waktu setempat atau Rabu malam waktu Indonesia. Dua orang meninggal serta melukai sejumlah warga di sekitarnya.

     Relawan Indonesia yang sedang membangun rumah sakit tersebut saat ini sedang siaga. Sementara 11 relawan lain yang sedang melaksanakan ru’yatul hilal penetapan awal Muharram di pantai Gaza terjebak di Masjid Gaza City menunggu situasi aman untuk kembali ke lokasi rumah sakit yang diprakarsai oleh Medical Emergency Rescue – Comittee (MER-C) tersebut.

     Sebelumnya, Ahmed Al Jabbari pimpinan tertinggi sayap militer HAMAS, Brigade Izzudin Al Qassam, syahid dalam serangan Israel ke Gaza. Dia bersama سيارة الجعبري بعد استهدافهاdengan pengawalnya Muhammad Hams Al-Qiyadi yang juga syahid dalam satu mobil.

       Koresponden Mi’raj News Agency (MINA) melaporkan, serangan tersebut menyebabkan sembilan warga Gaza syahid serta melukai lebih dari 13 orang, tujuh di antaranya mengalami luka serius. Salah satunya anak usia 3 tahun dilaporkan meninggal karena serangan Israel.

     Sampai saat ini pesawat tanpa awak Zionis dan F-16 masih terus menggempur Jalur Gaza di beberapa daerah. Sebuah bom dilaporkan meledak sekitar 50 meter dari Masjid Gaza City, di mana sejumlah relawan Indonesia yang sedang membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza terjebak di dalamnya.
     Serangan Rabu malam merupakan serangan susulan Israel ke Gaza setelah serangan pertama pada Selasa malam. Dalam berbagai pernyataannya, militer Israel menyatakan serangan-serangan yang telah dilaksanakan hanya merupakan pembuka bagi serangan darat.(R-007)

Leave a Reply