DEWAN SYURA TUDING ISRAEL CURI MINYAK MESIR

     Mesir, 28 Dzul Hijjah 1433 / 13 November 2012 (MINA/MEMO) – Anggota Komite Keamanan Nasional dan Urusan Arab di kalangan atas parlemen Mesir, Dewan Syura, menuding Israel mencuri minyak dari ladang minyak di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Mesir.

Anggota komite tersebut mengkritik keras Menteri Perminyakan Osama Kamal yang menyanggah jika Israel telah melakukan segala sesuatu untuk membahayakan Mesir dengan sengaja dan perwakilan Kementrian Luar Negeri yang mendatangi pertemuan khusus untuk membahas masalah ini.

 

Duta Besar Ibrahim Yousry, Mantan Asisten Menteri Luar Negeri, menanyakan apakah Revolusi Mesir benar-benar telah terjadi atau mungkin masih ada “orang dalam yang mengendalikannya.

“Kenapa Menteri Perminyakan membela sesuatu yang jelas sekali merugikan Mesir?” tanya dia mengacu pada hasil audit yang merugikan negara sebesar 400 juta dollar.

Menanggapi hal itu, Duta Besar Badr Abdel Atti, Wakil Asisten Sekretaris Negara, menemui Uni Eropa untuk meyakinkan bahwa menurut survei internasional dan peta, tidak ada temuan pengeboran dan eksplorasi minyak atau gas di dalam ZEE Mesir di perbatasan Turki dan Israel. Kata dia, sejak 2003 telah ada persetujuan antara Mesir dan Turki untuk demarkasi batas ZEE maritim mereka (sepanjang 200 mil), sesuai dengan Batas Internasional Komisi Perairan. Persetujuan tersebut telah diratifikasi oleh parlemen Mesir pada 2004.

Abdel Atti menyebutkan, pada 2006 ada persetujuan kerjasama yang belum diratifikasi oleh Mesir sebelumnya, tentang eksploitasi reservoir hidrokarbon, minyak dan gas di perbatasan Mesir-Turki. Dia menekankan bahwa sumur gas yang baru ditemukan berada antara Mesir dan Turki itu berada di wilayah Perairan Siprus, dia menambahkan bahwa belum ada demarkasi di perbatasan Israel karena permasalahan Palestina. Akhirnya dia mengingatkan kepada seluruh badan negara yang hadir beserta pemerintahannya agar bekerja demi kepentingan nasional negara tersebut.(J-001).

Leave a Reply