HARI INI PBB TENTUKAN STATUS PALESTINA

2012-11-29, 03:22:01

    New York, 15 Muharram 1434/ 28 November 2012. (Al-Jazeera/MINA) – Menurut rencana hari ini Kamis (29/11) Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengadakan pemungutan suara untuk menentukan nasib keanggotaan Palestina di PBB, yang diajukan Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.
   Tidak seperti pada sidang Dewan Keamanan PBB, dalam Sidang Umum PBB tidak ada hak veto. Kemungkinan besar resolusi mengenai Palestina akan disetujui banyak anggotanya. Ini terbukti atas dukungan beberapa Negara yang sudah menyatakan akanmemberikan suara untuk Palestina.

   Beberapa negara Uni Eropa menyatakan akan memberikan suara dukungan kepada Palestina. Prancis merupakan negara Uni Eropa pertama yang mendukung pengajuan itu, seperti dikatakan Menteri Luar Negeri Laurent Fabius.
   Di tempat terpisah, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Garcia Margallo juga mengumumkan bahwa Spanyol memilih mendukung pengajuan itu.
   Sejauh ini, negara lainnya Austria, Portugis, Denmark, Swiss, Luxemburg, Irlandia, Siprus, Malta, dan termasuk Indonesia telah menyatakan dukungan mereka untuk upaya pengajuan ke PBB itu,
   Sedangkan Inggris, Republik Ceko, Belanda dan Itali telah menyatakan tidak akan memberikan suara setuju untuk hal itu.
Pengajuan Palestina untuk status negara peninjau non-anggota di PBB banyak mendapat dukungan dari negara berkembang, terutama setelah serangan Israel ke Gaza pada 14 sampai 21 November lalu, membuat banyak negara mulai bersimpati pada Palestina.
   Apabila resolusi menjadikan Palestina sebagai negara peninjau dikabulkan, maka Palestina secara tidak langsung akan diakui keberadaannya oleh negara-negara anggota PBB.
   Palestina terus mengupayakan status mereka karena aplikasi pengajuan sebagai anggota PBB ditolak pada September 2011. Untuk menjadi anggota, sebuah negara harus mendapat persetujuan Dewan Keamanan.
   Amerika Serikat (AS) telah jelas menyatakan akan terus memveto upaya Palestina mengajukan diri sebagai anggota PBB hingga ada perjanjian perdamaian dengan Israel.
   Palestina memerlukan dua per tiga anggota Majelis Umum yang terdiri dari 193 negara untuk meraih peningkatan status tersebut. Hingga saat ini, 132 anggota telah mengakui negara Palestina. (T/R18/R10/R05).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply