“HIJARAH AS SIJJIL” RUGIKAN SEKTOR PARIWISATA ISRAEL

 

     Nazareth, 14 Muharram 1434/28 November 2012 (Qassam/MINA) – Salah satu majalah keuangan Israel, yang diterbitkan di “Tel Aviv”, melaporkan, sektor pariwisata Israel telah secara nyata mendapat kerugian besar akibat pengaruh serangan militer Israel baru-baru ini di Jalur Gaza.

   Majalah Israel yang bernama “The Marker” itu menyatakan, dalam edisi terbarunya, serangan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap Jalur Gaza yang berlangsung selama delapan hari berturut-turut, dimulai pada 14 hingga gencatan senjata 21 November lalu itu, telah mempengaruhi sector pariwisata di semua kota di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Tel Aviv dan Al-Quds (Yerusalem).

    Majalah itu melaporkan, serangan balasan dari para pejuang perlawanan Palestina dengan sandi operasi perang “Hijarah As Sijjil” (Batu Neraka) telah menyebabkan kerusakan parah dan kerugian besar pada sektor pariwisata di tanah Palestina yang diduduki Zionist Israel.

     Majalah itu mencatat bahwa 20 persen dari pemesanan untuk perjalanan wisata, yang telah dijadwalkan berlangsung di wilayah yang diduduki Zionist Israel, telah dibatalkan selama penyerangan terjadi.

    Sementara itu, Kementerian Pariwisata Israel mengatakan, mereka telah melancarkan pekerjaan-pekerjaan pemulihan dan perbaikan dari kerusakan yang melanda lokasi wisata, terutama yang terletak di daerah selatan dari wilayah Palestina yang diduduki.

    Data resmi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Hotel Israel menunjukkan,  kerugian finansial telah diderita hotel-hotel di daerah jajahan Israel. Selama operasi perang “Hijarah As Sijjil” yang merupakan balasan dari para pejuang perlawanan Palestina terhadap Operation Pillar of Cloud yang dilancarkan Zionist Israel atas Gaza, kerugian pada sektor pariwisata Israel sudah melampaui setengah miliar dolar AS (sekitar 518 juta dolar AS).

     Sementara itu, kepala Asosiasi Hotel Ami Federman menyerukan untuk meluncurkan suatu kampanye pemasaran yang mendesak untuk mendorong para wisatawan agar dapat kembali berkunjung ke daerah jajahan Israel.

    Selama operasi perang “Hijarah As Sijjil”, para pejuang perlawanan terus-menerus menembakkan roket dan rudal ke wilayah yang diduduki Zionist Israel sebagai balasan atas serangan membabi buta Israel ke Jalur Gaza.

     Menurut catatan Kantor Berita Mi’raj News Agency (MINA) yang diterima dari koresponden MINA di Gaza, lebih dari 2.500 roket dan rudal telah ditembakkan oleh para pejuang perlawanan ke daerah perkotaan Israel. Serangan itu menewaskan sedikitnya 19 orang Israel dan 670 alami luka-luka, mayoritas dari kalangan militer. (T/R-022/R-006)

Leave a Reply