IRAN PERINGATKAN TENTANG REAKSI LEBIH KERAS TERHADAP PESAWAT TAK BERAWAK AS

Iran, 27 Dzulhijjah/12 November (MINA/Press TV) – Seorang komandan senior militer Iran mengatakan Republik Islam akan merespon dengan tindakan yang lebih keras jika pesawat tak berawak AS mengulangi intrusi mereka ke wilayah udara Iran.

 Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh, Komandan Divisi Aerospace dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC),Minggu  mengatakan bahwa misi pesawat tak berawak AS yang diusir oleh pasukan Iran pekan lalu adalah untuk mengumpulkan data intelijen minyak dan ekonomi di sekitar Pulau Kharg di selatan Iran.

“Menurut informasi yang kami miliki, misi pesawat tak berawak itu adalah untuk mengumpulkan intelijen dan, dalam arti lain, spionase,” tambah Hajizadeh.

Komandan mencatat bahwa pesawat tak berawak itu juga mengumpulkan informasi tentang lalu lintas tanker minyak di daerah, tetapi jet tempur Iran menunjukkan reaksi tepat waktu.

“Republik Islam memiliki garis merah bahwa Amerika harus memahami dan jika tindakan tersebut diulang, mereka akan benar-benar ditangani,” tambahnya.

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan pada hari Jumat bahwa militer Iran telah mengusir  pesawat tak dikenal yang memasuki wilayah udara negara itu “di atas wilayah perairan Republik Islam di Teluk Persia.”

Komentar itu menanggapi klaim Pentagon bahwa dua pesawat tempur Iran telah menembak sebuah pesawat tak berawak AS pekan lalu yang melakukan penerbangan pengawasan rutin, tapi merupakan misi pengintaian rahasia di Teluk Persia sekitar 16 mil laut di lepas pantai Iran. (PG/SS/AZ/J-006/HSH)

Leave a Reply