Ismail Haniya ajak seluruh faksi saling percaya

2012-11-29, 04:03:00

   Gaza, 15 Muharram 1434/29 November 2012. (Qassam/MINA) – Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya mengajak seluruh faksi saling percaya dalam perjuangan Palestina melawan penjajahan Israel, katanya di Gaza, Selasa kemarin.
   Haniya menyatakan, perlunya saling menjaga kepercayaan satu sama lain, dengan mengesampingkan perbedaan.
   

“Perlu juga diupayakan untuk mengembangkan strategi terpadu dalam perlawanan, sehingga mampu mencapai banyak kemenangan bagi Palestina,” ujarnya.
   Terbukti di lapangan ketika seluruh sayap militer bergabung, ternyata dapat menggempur Israel, hingga terjadi kesepakatan gencata senjata.
   Pemimpin Hamas itu menunjukkan sikapnya dengan menerima kedatangan anggota Dewan Revolusi Gerakan Fatah dari Tepi Barat ke Gaza. Terakhir, Haniya juga memberikan dukungan bagi upaya Mahmoud Abbas mengajukan peningkatan status Palestina di PBB Kamis (29/11).
   Di Pihak Fatah, Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga menunjukkan simpatinya kepada Pemimpin Hamas itu, berbicara melalui saluran telepon mengucapkan selamat atas kemenangan Hamas. Dalam pembicaraan telepon, Abbas juga menyampaikan bela sungkawa atas syahidnya warga Palestina di Jalur Gaza.
   Perdana Menteri yang juga senantiasa menjadi khatib Jumat di Gaza menyampaikan, Palestina sedang menghadapi fase baru dalam perlawanan menghadapi Israel, dimulai sejak pertempuran delapan hari lalu.
   “Langkah ini menjadi titik balik dari tahap persiapan dan pengembangan dalam tingkatan membela dan membebaskan negeri Palestina dan Al-Aqsha,” papar Haniya.
   Dia menekankan, rakyat Palestina telah melakukan perlawanan, karena perlawanan merupakan satu-satunya pilihan strategis untuk membebaskan tanah Palestina. Tekad, dan kemampuan rakyat Palestina untuk menantang Israel jauh lebih besar daripada semua tekanan penjajah itu.
   Perdana Menteri juga menegaskan, pengunduran diri Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak merupakan salah satu kemenangan yang dicapai Palestina setelah pertempuran menentukan delapan hari lalu. (T/R22/R05).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply