Israel Bangun Situs Pariwisata Yahudi di Masjid Al-Aqsha

 

     Al-Quds (Jerusalem), 12 Muharram 1434/26 November 2012 (MINA) – Koalisi Dipandu oleh Yerusalem (The coalition of “Guided by Jerusalem”) mengatakan otoritas pendudukan Israel (Israeli Occupation Authority – IOA) memutuskan untuk memulai pembangunan sebuah situs wisata Yahudi yang berdekatan dengan tembok sebelah selatan Masjid Al-Aqsha (lingkungan Al-Maghariba).

     Rencana proyek pembangunan situs wisata Yahudi dengan luas 22 donum (satu donum = 1000m2) itu telah disetujui oleh Komite Distrik Israel pada Desember 2011.

    Kepala koalisi, Walid Abdulrazek mengatakan, perencanaan itu mencakup pembangunan sebuah pusat bagi para pengunjung, pemandian umum, kantor administrasi, tempat parkir, jalur taman, restoran, satu museum dan berbagai fasilitas rekreasi dan jasa wisata lainnya.

    Abdulrazek mencatat bahwa IOA akan mengambil alih setiap tanah milik warga Palestina untuk melancarkan proyek ini.

    Sementara itu, asosiasi peneliti lapangan, salah satu gabungan dari koalisi “Guided by Jerusalem”, mengatakan rencana ini bertujuan untuk memperluas wilayah tembok Al-Buraq.

    Anggota dari bidang peneliti Ahmed Sablaban mengatakan, wilayah tembok Al-Buraq, sebelum tahun 1967 dinamakan tembok Al-Maghariba, tetapi entitas Israel telah menghancurkan sepenuhnya pasca pendudukan kota suci itu dan mengubahnya menjadi sebuah situs Yahudi yang dikenal dengan ‘tembok ratapan’.

    Dia juga mengatakan bahwa IOA akan memperluas pusat ‘Davidson’ yang berdekatan dengan wilayah Masjid Al-Aqsha serta  mengintensifkan penggalian di dalam lokasi Istana Khilafah Umayyah dan Abbasiyah. (QudsMC/R-022/R-006)

Leave a Reply