PM ISMAIL HANIYA TEGASKAN PERAN ULAMA DALAM PEMBEBASAN AL-AQSA

     Gaza, 28 Dzulhijjah 2012/13 November 2012 (POL/MINA) – Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniya,menegaskan peran ulama ketika menerima kedatangan delegasi Ulama Mesir ,senin kemarin, dan meminta mereka melanjutkan peran mereka dalam pembebasan Yerusalem dan Al-Aqsa.

 “Ini adalah delegasi resmi pemerintah pertama dari Kementerian Wakaf dan Al-Azhar sejak awal pengepungan Jalur Gaza, hal ini menegaskan kedudukan Mesir dan perannya dalam pembebasan Palestina,” kata Haniya disela-sela penerimaan Delaegasi Mesir.

“Allah telah memberkati kita untuk bertemu dengan Delegasi Mesir di Gaza, tanah yang diberkati, karena impian kemarin menjadi kenyataan hari ini, dan orang akan membayangkan kenyataan apa yang terjadi pada bangsa ini untuk menempuh cara ini,” lanjutnya.

Haniya menambahkan, “ Kami mencintai Mesir karena itu adalah Jantung ibukota Arab dan sumber kebaikan bagi bangsa ini, maka orang-orang Mesir terhubung dengan Palestina melalui darah mereka,”

Haniya kembali menegaskan, tanah Palestina adalah wakaf Islam, tidak boleh seorangpun sombong atas tanahnya yang suci, sehingga perlawanan adalah cara untuk membebaskan dan memulihkan haknya.

Haniya menjelaskan,”Tawar menawar dan negoisasi adalah penghalang tujuan kita. Di bawah dominasi musuh dalam perjanjian, hambatan dan blokade, maka saya tahu jalana menuju pembebasan adalah melalui perlawanan,”

“Kami melihat cinta Mesir untuk Palestina ketika kami masuk Al-Azhar dan naik mimbar, kunjungan ini bukan untuk mencaci orang Mesir tetapi ungkapan bahwa bangsa ini (Palestina, red) bebas berekspresi dan memiliki kontrol sendiri serta mampu menentukan masa depannya, Palestina adalah masalah iman dan agama,” kata Haniya

Di akhir pertemuan adalah penghormatan bagi Kementerian Wakaf dan Al-Azhar atas kunjungan baik mereka ke daerah-daerah. (J-011)

Leave a Reply