PULUHAN WANITA DAN ANAK-ANAK JADI KORBAN SERANGAN ISRAEL

     Gaza, 1 Muharram 1434 H/ 15 November 2012 M (MINA) – Puluhan wanita dan anak-anak menjadi korban serangan biadab tentara Zionis Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, Rabu sore waktu setempat atau Rabu malam waktu Indonesia.
     “Korban sampai saat ini mencapai puluhan orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, sebelas di antaranya syahid. Serangan udara tentara Zionis ini benar-benar keji,” kata koresponden Mi’raj News Agency (MINA) Muhammad Husain di Jalur Gaza, Kamis dini hari waktu Indonesia.
     Menurut Husain, kepanikan warga sipil tampak di mana-mana saat serangan udara Israel berlangsung di Jalur Gaza. Sementara itu sebagai balasan sayap militer Hamas, Brigade Izzudin Al Qassam meluncurkan puluhan serangan rudal ke Piers Tabat, daerah Israel yang berjarak sekitar 20 km dari Gaza.
     Sesaat setelah terjadinya serangan udara Israel di sore hari yang cerah itu, toko-toko di Jalur Gaza tutup lebih awal. Sebagian warga terutama wanita dan anak-anak berlindung ke tempat-tempat aman (baseman dan bunker), sebagian lainnya menolong korban yang syahid atau terluka termasuk wartawan Felesteen TV, Samir Kholifa yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Asy Syifa di Gaza.
     Israel juga menyerang dari arah laut, tetapi serangan ini tidak menimbulkan efek yang parah seperti serangan udara. Sementara itu serangan darat tentara Israel dari arah selatan Gaza dapat ditahan oleh para pejuang Hamas.
     “Alhamdulillah semua warga Indonesia di Gaza termasuk saya selamat,” kata koresponden MINA, Muhammad Husain sambil menambahkan, sampai saat ini di Gaza terdapat sebanyak 27 orang warga Indonesia. Mereka sekarang sedang menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
     Sampai sejauh ini pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza telah mencapai penyelesaian hampir 90 persen, dimotori oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dibawah kepemimpinan dr. Joserizal Jurnalis. Sebagian besar relawan yang membangun rumah sakit tersebut adalah utusan dari jaringan Pesantren Al Fatah seluruh Indonesia.
     Sementara itu sampai Rabu malam waktu setempat (Kamis dini hari waktu Indonesia) pesawat tanpa awak Zionis dan F-16 masih terus menggempur Jalur Gaza di beberapa daerah. Sebuah bom dilaporkan meledak sekitar 50 meter dari Masjid Gaza City dan 100 meter dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
     Serangan Rabu malam merupakan serangan susulan Israel ke Gaza setelah serangan pertama pada Selasa malam. Dalam berbagai pernyataannya, militer Israel menyatakan serangan-serangan yang telah dilaksanakan hanya merupakan pembuka bagi serangan darat. (R-014/R-002)

Leave a Reply