RELAWAN INDONESIA ANTAR PEMAKAMAN KORBAN SERANGAN ISRAEL

 

 

 

     Gaza, 1 Muharram 1434 / 15 November 2012 (MINA) – Relawan Indonesia yang kini tengah membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza Palestina siap mengantar pemakaman korban serangan udara tentara Zionis Israel yang terjadi Rabu sore di Gaza.

     MINA melaporkan dari Gaza, pemakaman para syuhada rencananya akan dilakukan Kamis siang setelah shalat Zhuhur. Shalat janazah dilakukan di Masjid Al ‘Umari, masjid tertua di Gaza, dilanjutkan dengan pemakaman di Tempat Pemakaman Syeikh Ridwan di Gaza. Sementara itu Qunut Nazilah sudah dimulai sejak sholat Isya semalam.
     Terkait dengan serangan udara Israel ke Gaza, Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya menyerukan bantuan kepada seluruh negara Arab, khususnya Mesir dengan Presiden barunya Mohammed Moursi untuk menghentikan serangan Israel.
     Presiden Mesir langsung merespons dengan menghubungi para petinggi negara-negara Arab untuk melakukan pertemuan darurat. Mereka setuju Sabtu 17 November 2012 akan diadakan pertemuan darurat di Kairo Mesir untuk membicarakan serangan Zionis di Gaza.
     Mesir juga langsung menarik duta besarnya dari Israel serta mengusir Duta Besar Israel dan keluarganya dari Mesir tidak lama setelah terjadinya serangan udara Israel di Gaza.
     Serangan para tentara Zionis Israel yang mereka sebut sebagai operasi Coloum of Cloud mengakibatkan 10 warga Gaza meninggal dunia dan 60 lainnya luka-luka, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.
     Sasaran serangan Israel adalah rumah-rumah penduduk, perkebunan, dan tanah kosong di di daerah perbatasan selatan, utara dan timur Gaza. Sementara itu serangan balasan roket Hamas juga dilakukan dari beberapa daerah di Gaza. Dari perairan Gaza, kapal induk Israel gencar melakukan serangan ke beberapa daerah di Gaza.
     Setengah jam setelah serangan Israel, Pemerintah Palestina mengumumkan siaga penuh dan segera mengadakan perlawanan. Serangan balasan dari mujahid Gaza, menurut pengakuan Israel telah menewaskan satu warga Israel dan beberapa lainnya terluka.
      Target daerah Israel yang dituju serangan roket dari Gaza adalah Beer Sheba, Ashdod dan Ashkelan. Serangan balasan dari mujahid Gaza ke Israel sudah ditembakkan 110 kali, dan pencapaian terjauh adalah tembakan rudal Al Fajr yang mencapai 65 km.
     Beberapa saat setelah terjadinya serangan udara tentara Zionis Israel, termasuk serangan dari pesawat tanpa awak, listrik di wilayah Gaza mati, namun air masih mengalir, dan lalu lintas lengang.
     Sementara itu warga Palestina yang berada di Lebanon turun ke jalan mengutuk serangan Israel terhadap Palestina. Demonstrasi yang sama berlangsung besar-besaran di negara-negara Timur Tengah lainnya.
      Sebelumnya, MINA melaporkan, serangan udara Israel Rabu malam menyebabkan sembilan warga Gaza syahid (termasuk komandan militer Ahmed Al Ja’bari) serta melukai lebih dari 13 orang, tujuh di antaranya mengalami luka serius.
      Sampai Rabu malam waktu setempat (Kamis dini hari waktu Indonesia) pesawat tanpa awak Zionis dan F-16 masih terus menggempur Jalur Gaza di beberapa daerah. Sebuah bom dilaporkan meledak sekitar 50 meter dari Masjid Gaza City dan 100 meter dari Rumah Sakit Indonesia.
      Serangan Rabu malam merupakan serangan susulan Israel ke Gaza setelah serangan pertama pada Selasa malam. Dalam berbagai pernyataannya, militer Israel menyatakan serangan-serangan yang telah dilaksanakan hanya merupakan pembuka bagi serangan darat.(R-014/R-002)

 

 

 

Leave a Reply