RS Indonesia di Gaza wujud dukungan perjuangan Palestina

Jakarta, 22 Dzulhijjah 1433 / 7 Nopember 2012 (MINA) – Berdirinya Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza merupakan wujud nyata dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Demikian diungkapkan Presidium Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C), dr Jose Rizal Jurnalis,Sp.OT, ketika ditemui Kantor Berita MINA di kantornya, Jalan Kramat Lontar, Jakarta.

“Rumah sakit yang dibangun para sukarelawan Indonesia ini adalah wujud nyata dukungan sekaligus menjadi simbol persahabatan antara rakyat Indonesia dan Palestina,” ujar Jose, yang baru kembali dari kunjungan ke RS Indonesia di daerah Jabaliya, utara Gaza, pekan kemarin.

Mer-C pemrakarsa pembangunan RS Indonesia di Gaza mendirikan rumah sakit berkat bantuan donasi masyarakat Indonesia.

“Dana yang terkumpul mayoritas berasal dari kelas menengah ke bawah masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pembangunan rumah sakit memasuki tahap kedua berupa pekerjaan arsitektur dan mechanical electrical (ME). Pada tahap ini, Mer-C mengirimkan 27 relawan Indonesia yang terdiri dari dokter, insinyur, dan tenaga teknis lainnya. Menurut rencana, rumah sakit ini akan mulai beroperasi pada awal tahun 2014.

Sebagian besar relawan insinyur dan teknis dalam tim pembangunan RS Indonesia di jalur Gaza, berasal dari Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor yang selama ini bekerja sama dengan Mer-C di berbagai wilayah perang, konflik, dan bencana alam.

Simbol Persaudaraan

Dr Jose menambahkan, berdirinya RS Indonesia di Gaza ini agar menjadi perekat tali persaudaraan seluruh komponen yang ada di Palestina secara keseluruhan. Karena semuanya merupakan saudara seiman yang hanya mempunyai satu musuh, yaitu Zionis Israel.

“Semua kekuatan komponen yang ada harus mengarah untuk mencapai satu tujuan yaitu menyingkirkan penjajahan Zionis Israel dari bumi Palestina,” imbuhnya. (J-001).

Leave a Reply