ISRAEL GUNAKAN SENJATA TERLARANG

Bom fosfor putih yang digunakan Israel pada 2008

2012-11-18 | 00:53:04

     Gaza, 4 Muharram/18 November (MINA/Alresalah.ps) – Unit Komite Kesehatan (UHCC) menuduh bahwa penjajahan Israel sengaja menargetkan anak-anak dan perempuan Gaza dengan menggunakan senjata yang dilarang di dunia internasional.

     Hal ini juga dikemukakan oleh Alaa M Siraaj, Humas Rumah Sakit As-Syifa Gaza. Ditemui oleh koresponden MINA di Jalur Gaza, Siraaj mengungkapkan bahwa  fakta yang terungkap di lapangan menunjukkan banyaknya korban serangan rudal pesawat tempur Zionis yang tidak wajar. Beliau juga menunjukkan foto-foto korban dengan tubuh mereka  hangus terbakar karena efek yang ditimbulkan senjata penjajah ini jelas merupakan efek kimia yang terkandung dalam rudal-rudal yang mereka jatuhkan.

     Siraaj juga mengungkapkan kebengisan lainnya yang dilakukan oleh pihak Zionis dengan  menjadikan sipil sebagai sasaran serangan terkutuk mereka. Menurut informasi yang disampaikan kepada koresponden MINA bahwa sampai saat ini sudah ada 11 bayi yang menjadi sasaran keberingasan Zionis tersebut. Selain korban dari anak-anak, tiga orang wanita  dan empat manula telah menjadi korban serangan Zionis Israel.

      Penargetan Israel terhadap anak-anak dan perempuan merupakan pelanggaran mencolok dalam hukum dan konvensi internasional. UHCC menyeru seluruh organisasi kemanusiaan dan hak asasi manusia serta Organisasi Kesehatan Dunia maupun UNICEF untuk melindungi anak-anak Palestina dari korban penargetan Israel.
     Sementara itu, Hamas melihat penargetan Israel terhadap rumah keluarga Salah di sebelah utara Jalur Gaza di mana 30 warga Palestina terluka menjadi bukti Israel menargetkan warga sipil.
     Dr Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa “penargetan rumah keluarga Salah dan rumah-rumah lainnya, menjadi saksi penargetan sistematis Israel terhadap warga sipil Palestina.”
     “Orang-orang Israel akan membayar dengan harga mahal untuk kejahatan pemerintah mereka yang melewati batas”, tambahnya.
     Bukan kali ini saja Israel melakukan kejahatan perang, pada 2008 Israel menggunakan senjata kimia fosfor putih yang dilarang oleh dunia internasional. Pada 2010 Israel juga melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan menyerang konvoi kemanusiaan Freedom Flotilla yang akan menembus blokade Gaza di perairan internasional. Dalam tragedi tersebut, sembilan relawan kemanusiaan meninggal dunia.(K-004/R-010/R-007).

Rate this article!

Leave a Reply