ADA KONSEP KHILAFAH DI AL-FATAH INDONESIA

Wakil Ketua Sekolah Menengah IMTIAZ Ulul Albab Melaka, Malaysia, Azhari Zan (kiri) memberikan kata sambutan kedatangan para pelajar dari Malaysia di Pesantren Al-Fatah Lampung, didampingi Pembina Jaringan Pesantren Al-Fatah se-Indonesia, Imam Muhyiddin Hamidy, Jum’at (7/12).

     Lampung, 24 Muharam 1434 H / 7 Desember 2012 M (MINA)- “Ada konsep kepemimpinan Rosul dan para sahabat di Pesantren Al-Fatah Lampung,” kata Azhari Zan,Wakil Ketua Sekolah Menengah IMTIAZ Ulul Albab Melaka, Malaysia dalam pidatonya pada acara penyambutan 73 pelajar dari IMTIAZ Malaysia, Di Lampung, Jum’at (7/12).

     “Saya terharu atas sambutan luar biasa Pesantren Al-Fatah Lampung dengan kehadiran 73 orang santri pada acara Kembara santri ini. Anak-anak sampai orang tua turun ke jalan untuk menyambut kami. Kami teringat bagaimana Anshor menyambut Muhajirin ketika itu,“ kata Azhari saat dimintai keterangan oleh Mi’raj News Agency (MINA) di sela-sela acara.

      Azhari mengemukakan, kesatuan penduduk di Al-Fatah mencerminkan kepemimpinan Rosul dan para sahabat terdahulu. “Kami menamakan perjalanan ini dengan nama Journey of Khalifah, karena memang kami sedang mencari konsep kepemimpinan Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah. Kami mendengar dan melihat dengan nyata sekarang, ada Konsep Rosul yang diterapkan di sini,” kata Azhari dengan haru.

     Azhari menambahkan, acara selama kurang lebih sepekan ini merupakan wujud syukur dan belajar untuk lebih baik lagi terhadap apa yang didapat selama ini. “Kami sudah mendapatkan banyak kelebihan dari hal fisik selama ini. Sesampainya di sini kami kagum. Ada pesantren sederhana, namun bisa melakukan hal-hal besar. Kami ingin belajar seperti ini,“ tambah Azhari.

     Sementara itu Pimpinan Ma’had Al-Fatah Lampung, Lili Sholehuddin, saat dimintai tanggapannya oleh MINA di Lampung mengatakan, pihaknya berkomitmen meneruskan apa yang sudah pernah diamalkan oleh Rosul dan para sahabat. “Ini jihad kami untuk mewujudkan Al-Qur’an dan Sunnah di tengah-tengah masyarakat, mulai dari yang terkecil sampai kepada yang terbesar , yakni konsep kemasyarakatan, “ ungkap Lili.

     Program dengan tema “Kembara Santri Semoga Aku Nanti Temui Redho Ilahi” ini merupakan kerjasama Sekolah Menengah IMTIAZ Melaka Malaysia dengan Ma’had Al-Fatah mulai tanggal 6-13 Desember 2012.(L/R-025/R-007/R-002).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply