AFGHANISTAN TINGKATKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN WANITA

       Jakarta, 22 Muharram /6 Desember 2012. (MINA) – Menteri Urusan Wanita Afghanistan, Husn Banu Ghazanfar mengatakan, pemerintahnya terus meningkatkan program pemberdayaan kaum wanita di berbagai aspek kehidupan.

        Berbicara dalam sidang Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-4 Negara-Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengenai Peranan Perempuan dalam Pembangunan di Jakarta, Rabu, Ghazanfar menjelaskan, Afghanistan telah membuat peningkatan signifikan dalam ekonomi, politik, pendidikan, dan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan wanita selama dua tahun terakhir.

       “Kegiatan ekonomi secara signifikan mulai menyentuh daerah pedesaan terpencil. Pendapatan ekonomi dan pusat pendidikan bagi kaum wanita juga meningkat di provinsi dan desa-desa,” ujar wanita yang pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Departemen Pendidikan Tinggi Afghanistan itu.

      Jumlah wanita pengusaha naik dari 450 orang menjadi 760 orang, jumlah wanita yang menjadi guru di sekolah-sekolah meningkat dari 28 persen menjadi 30 persen, jumlah siswa wanita di sekolah juga meningkat dari 37 persen menjadi 40 persen, dan angka mahasiswi naik dari 18 persen menjadi 21persen,” jelasnya.

      Ghazanfar memaparkan pemerintahnya juga akan meningkatkan perhatiannya pada perlindungan wanita terhadap aksi kekerasan, penerapan hukum bagi pelaku kekerasan terhadap wanita, dan partisipasi aktif wanita dalam High Peace Council (Dewan Tinggi Perdamaian). 

       Soal kekerasan terhadap wanita di Afghanistan, disebutkan oleh Komisi Independen Hak Asasi Manusia Afghanistan, bahwa terdapat 1.026 kasus kekerasan terhadap wanita pada kuartal kedua tahun 2011. Sebelumnya, terdapat 2.700 tindak kekerasan pada tahun 2010. 

       Dalam laporan itu juga disebutkan 87 persen wanita Afghanistan me   laporkan menjadi korban kekerasan fisik, seksual, psikologis, dan paksaan menikah. (L/R-009/R-010/R-005/R-007/R-006).

Leave a Reply