BARISAN PENYELAMAT MESIR TOLAK BERDIALOG

       Kairo, 10 shafar/23 Desember 2012 (MINA) – Jemputan Panel Pembuat Perlembagaan Mesir kepada “Barisan Penyelamat” untuk berdialog hari Sabtu ditolak. Mereka yang dijemput adalah empat pemimpin penentang dalam Barisan Penyelamat Yaitu Amru Musa, Dr.Mohammad El-Baradei, Hamdin Sobahi dan Presiden Parti Wafd, Dr.Sayyid Badawi, demikian menurut laporan Dany Noveri,  koresponden Mi’raj News Agency (MINA) di Kairo.

 

      Seharusnya, dialog terbuka yang disiarkan secara langsung melalui televisi diadakan Sabtu  jam 02:00 siang waktu setempat di Dewan Senat. Alasan mereka mudah, panel pembuat undang-undang tidak mempunyai hak lagi karena sudah dibubarkan secara otomatis apabila berlakunya proses pemungutan suara.

 

 

     Tadi malam waktu setempat, dalam satu program “Studio 27” siaran saluran 1, seorang pejabat Barisan Penyelamat dan jurubicara resmi Partai Wafd, Dr.Abdullah El-Maghazi menerangkan perihal partai dan barisannya menolak dialog.

 

      Pihak penyelenggara program kemudian menghubungi Menteri Undang-Undang, Dr.Mohammad Mahsub yang menjadi salah satu panelis pembuat perlembagaan. Mahsub menguraikan melalui Undang-Undang Tubuh Panel yang menaskan “..tugasan Panel pembuat undang-undang hanya berakhir bila keputusan referendum diumumkan..”

 

     Sementara itu, Barisan Penyelamat mendakwa bahwa panel tersebut sudah berakhir hanya sampai proses pemungutan suara dimulai. Dr. Abdullah El-Maghazi kebingungan, mencoba mencari celah baru. Selesai menjawab Dr. Mahsub, Dr. Abdullah coba berputar-putar “..sebenarnya jemputan Panel pembuat perlembagaan ini bukan dialog, tetapi debat. Mereka tidak ikhlas untuk debat. Kami tidak tahu apa faedah dari debat terbuka ini.”

 

     Keputusan resmi pemungutan suara akan diumumkan oleh penjabar berkuasa pemutusan Referendum yang diketuai oleh Hakim Samir Abul Ma’athi selepas berakhir proses pemilihan tahap kedua di 17 wilayah Sabtu ini.(T/R-008/R-006).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply