DEKLARASI JAKARTA DUKUNG PALESTINA MERDEKA DAN BERDAULAT

     Jakarta, 22 Muharram 1434 /6 Desember 2012. (MINA) – Deklarasi Jakarta hasil Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-4 Negara-Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengenai Peranan Perempuan dalam Pembangunan, berisi antara lain dukungan penuh bagi tercapainya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2 & PA), Linda Amalia Sari Gumelar, Kamis di Jakarta.

      “Seluruh negara anggota OKI menyampaikan selamat dan dukungan atas keberhasilan Palestina meraih status  negara peninjau non-anggota PBB, dan berharap hal ini dapat meningkatkan upaya tercapainya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” katanya pada acara jumpa pers seuai penutupan konferensi tersebut.

       Lebih lanjut Linda menyatakan, khusus dalam pemberdayaan perempuan, Indonesia merencanakan mengadakan pelatihan untuk perempuan Palestina dalam sektor mikro maupun makro.

       Ini untuk meningkatkan status dan kapasitas perempuan Palestina guna berkontribusi pada pembangunan Negara Palestina yang independen, ujar Menteri P2-PA Linda Amalia.

      Menurutnya, Indonesia sejak tahun 2008 secara aktif dan berkelanjutan memberikan berbagai macam bantuan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pembangunan (capacity building) Sumber Daya Manusia (SDM) Palestina.  

Kekerasan Perempuan

     KTM ke-4 OKI juga merekomendasikan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan melalui program pelatihan sensitif gender bagi penegak hukum dan para garda depan lainnya yang menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.

      Seluruh negara anggota OKI ditugaskan untuk membentuk mekanisme perlindungan bagi perempuan korban kekerasan, ujar Menteri P2 & PA, Linda Amalia.

      Linda menambahkan, negara-negara anggota OKI diminta meneruskan mekanisme pembahasan isu perempuan yang sudah ada sekarang dan meningkatkan intensitasnya melalui kerja sama di antara anggota-anggota OKI, baik dalam bentuk inisiatif bersama maupun dalam konteks global.

      Konferensi Tingkat Menteri (KTM) OKI ke-4 tentang Peran Perempuan dalam Pembangunan yang berlangsung selama 3 hari dari 4 sampai 6 Desember 2012 di Jakarta ini, dihadiri 40 delegasi, dengan total peserta mencapai hampir 200 orang.

      Konferensi dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Boediono pada tanggal 4 Desember 2012, dan ditutup oleh Menko Kesra pada tanggal 6 Desember 2012.

      Dalam konferensi ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dipilih sebagai ketua persidangan dengan dibantu oleh wakil ketua dari delegasi Mesir, Uganda, Palestina dan rapporteur dari Iran. (L.R009/010/005/R-006).

 Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply