Haniyah : Hamas bukan organisasi teroris

2012-12-03, 15:32:07

    Gaza City, 19 Muharram 1434/3 Desember 2012 (MA’AN/MINA) – Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah mengatakan Hamas dan faksi-faksi perjuangan Palestina lainnya harus dihapus dari daftar kelompok teroris internasional yang selama ini ditujukan kepada mereka, ujarnya di Gaza, Ahad (2/12/12).
    “Sekarang saatnya kelompok perjuangan suatu bangsa dihapus dari daftar kelompok teroris internasional,” kata Haniyah dalam pertemuan dengan delegasi parlemen, politisi, dan akademisi Eropa yang tiba di Jalur Gaza.   

     “Hamas dan gerakan perjuangan lainnya adalah bagian dari perjuangan bangsa Palestina. Bukan kami memusuhi orang-orang Yahudi di mana pun berada, tapi kami mempermasalahkan orang-orang yang menjajah negeri kami,” ujar Haniyah.
    Perdana Menteri Palestina bahkan menuduh, justru Israel yang telah melakukan tindakan terorisme dan kejahatan tertinggi atas serangannya ke Gaza.
    Haniyah mengungkapkan, pasukan Israel sengaja menargetkan serangannya kepada warga sipil, fasilitas umum seperti rumah sakit, sarana olahraga dan gedung media massa.
    “Tidak dapat disangkal lagi, 180 warga menjadi korban, lebih dari 80% di antaranya adalah perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia dan mereka tidak bersenjata. Israel memang sengaja menargetkan warga sipil Palestina,” tegas Haniyah.
    Untuk itu, Haniyah menyambut baik perjanjian gencatan senjata yang difasilitasi Presiden Mesir, walaupun belum dipatuhi sepenuhnya Israel, dan kawasan Palestina masih tetap dalam penjajahan Israel.
    PM Haniyah menyampaikan tekad para pejuang Palestina, tidak akan pernah berhenti menghadapi penjajah sampai Palestina benar-benar merdeka dan berdaulat dengan ibu kotanya di Yerusalem,” papar Haniyah.
    Selama ini Israel, AS, dan Uni Eropa memasukkan kelompok Hamas, yang banyak melakukan program-program sosial seperti rumah sakit, sekolah dan lembaga agama, ke dalam kelompok teroris. AS juga mengklasifikasikan Brigade Al-Aqsa, Front Rakyat Pembebasan Palestina, dan Jihad Islam ke dalam kelompok teroris. (T.R15/R06/R05).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply