HANYA AL-QUR’AN BISA SATUKAN SEMUA FAKSI PALESTINA

Sheikh Sulaiman       Bogor, 10 Shafar 1434/ 23 Desember 2012 (MINA) – Ketua Yayasan Salam Jabaliya Gaza,  Ya’kub Ismail Sulaiman dalam sebuah pertemuan dengan umat Islam di Bogor, Indonesia, Ahad (23/12) mengatakan, semua faksi di Palestina hanya akan bisa bersatu dengan Al-Qur’an sebagai pegangan mereka jika ingin mengusir Israel dari tanah Palestina.

 

      Ya’kub Ismail Sulaiman, dalam kunjungannya ke pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Bogor, menjelaskan di Palestina terdapat beberapa faksi yang ingin bersatu, namun sampai saat ini terasa sangat sulit. Menurutnya, Al-Qur’an bisa menyatukan mereka karena merupakan pedoman umat Islam.

 

       Ya’kub juga menekankan, pembebasan Palestina merupakan kewajiban umat muslim seluruh dunia karena keberadaan Masjid Al-Aqsa di Palestina yang merupakan warisan Islam.

       “Al-Aqsa bukan milik bangsa Palestina, melainkan milik muslimin seluruh dunia,” kata Ya’kub.

     

      Ketua Yayasan Salam Jabaliya Gaza, dalam kesempatan pertemuan dengan umat Islam di Cileungsi, Bogor tersebut, juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu membantu Palestina.

 

      Saat ini sedang dibangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Medical Emergency Rescue-Committee (MER-C) yang dana pembangunannya merupakan sumbangan murni dari masyarakat Indonesia.

 

       Ya’kub menyebutkan selain ikatan iman, kita mempunyai hubungan yang sangat dekat terlebih saat salah satu warga Indonesia menikahi gadis Palestina yang menjadikan kita menjadi satu keluarga.

 

       Gaza saat ini sedang berada dalam masa rekonstruksi setelah serangan Israel beberapa waktu lalu menghancurkan banyak bangunan di Gaza termasuk kantor Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniya. (L/R-007/R-008/R-006).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply