ISRAEL MASIH TAHAN 4600 WARGA PALESTINA

        Tel Aviv, 7 Shafar 1434/ 20 Desember 2012 (MINA/MEMO) – Peneliti Palestina Abdul Naser Ferwaneh telah mengeluarkan data bahwa Israel menahan 4600 warga Palestina yang tersebar di seluruh 17 penjara Israel.

       Pakar masalah tahanan ini mengatakan 83 persen dari para tahanan berasal dari Tepi Barat, sepuluh persen berasal dari Jalur Gaza dan sisanya berasal dari tanah Palestina yang diduduki pada tahun 1948.

       Menurut Ferwaneh, ada 182 tahanan anak-anak, 11 wanita, 184 tahanan administratif, 13 anggota Dewan Legislatif Palestina dan tiga mantan menteri.

 

       Menurut Ferwaneh, sekitar 1.200 tahanan memiliki masalah kesehatan. Mereka tidak mendapatkan perawatan medis, termasuk 20 tahanan yang tinggal di”Al-Ramleh Hospital”.

       Peneliti tersebut mengatakan 18 tahanan di antaranya menderita kanker dan 85 orang menderita kelumpuhan. Banyak keluhan telah dibuat mengenai kondisi tahanan-pasien di Ramleh.

       Lebih dari seratus tahanan telah dipenjara sejak sebelum penandatanganan perjanjian perdamaian Oslo pada tahun 1994, 531 orang mendapat hukuman seumur hidup, dengan lebih dari 70 orang di penjara selama lebih dari 20 tahun sementara 23 orang telah dipenjara selama 25 tahun atau lebih.

        Ayman Sharawneh seorang tahanan yang telah mogok makan selama 172 hari dan juga Samer al-Isawi yang telah mogok makan selama 142 hari, protes mereka mendapat publikasi yang sangat sedikit, meskipun ada setidaknya empat tahanan lain yang bergabung dengan aksi mogok makan sekitar sebulan yang lalu . Semua memprotes penahanan administratif mereka.

       Ferwaneh, yang juga mantan tahanan, menyerukan semua organisasi hak asasi manusia untuk bertindak menyelamatkan nyawa para tahanan mogok makan dan untuk mencari solusi untuk semua tahanan politik Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.(T/R-007/R-008/R-006).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply