Israel Tolak Kritik Washington Tentang Proyek Pemukiman Yahudi

       Yerusalem, 7 Shafar 1434/20 Desember 2012 (MINA) – Pemerintah Israel menolak kritik AS terhadap Negara Zionis tersebut tentang proyek pembangunan pemukiman di Yerusalem,  demikian menurut laporan Palestine Online yang diterima Mi’raj News Agency (MINA), Kamis.

 

     Wakil Perdana Menteri, Silvan Shalom dalam pernyataannya mengatakan, pihaknya menolak kritik Washington terhadap proyek pemukiman di Yerusalem Timur karena proyek yang diluncurkan tersebut telah dipelajari oleh komite perencanaan yang kompeten.

       Juru Bicara Kementerian Luar Negeri di Washington menyatakan kekecewaannya terhadap proyek tersebut. Dia menambahkan, pemimpin Israel terus menerus mengatakan mendukung “Solusi Dua Negara” antara Palestina-Israel, tetapi dengan melanjutkan proyek tersebut maka seakan-akan solusi tersebut bukan hal yang penting.

 

      Kecaman publik di Amerika dan Negara Negara Eropa terhadap proyek pemukiman di Yerusalem Timur di wilayah E1 yang memisahkan wilayah Yerusalem dengan Tepi Barat semakin menguat.

 

      Sejumlah Duta Besar Israel di luar negeri menerima kritik internasional terhadap Israel, termasuk diantaranya “teman akrab” Israel, Republik Ceko yang mendatangi Duta Besar Israel di negaranya dan menuntut penjelasan mengenai pemukiman Yahudi di tanah Palestina itu.

 

        Karena merasa kalah dengan pengakuan de facto kedaulatan Palestina dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB bulan lalu, Israel mengumumkan akan memperluas permukiman bagi warganya di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur. (T/R-019/R-006)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply