KANTOR BERITA ISLAM MINA RESMI DILUNCURKAN

Grnad Launching      Jakarta, 5 Shafar 1434/ 18 Desember 2012 (MINA) – Kantor Berita Islam Mi’raj News Agency (MINA) secara resmi diluncurkan Selasa (18/12) pukul 09.51 oleh ketua DPR RI, Marzuki Alie dan Pemimpin Umum MINA, Muhyiddin Hamidy di Aula Buya Hamka Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta selatan.

       “Kehadiran MINA kami harapkan menjadi acuan untuk mendapat berita yang benar,” kata Marzuki Alie dalam sambutannya pada Grand Launching Kantor Berita Islam MINA.

       Marzuki Alie dalam sambutannya, menyinggung status Negara Non-Anggota Palestina di PBB dan mengharapkan MINA dapat berperan mempercepat pengakuan Palestina merdeka dan menjadi anggota tetap dalam Majelis Umum PBB.

        Pemimpin Umum MINA, Muhyiddin Hamidy mengatakan, Kantor Berita Islam Mi’raj news Agency (MINA) adalah tindak lanjut nyata dari hasil Konferensi Internasional Pembebasan Masjid al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina di Bandung Juli 2012.                                                  

      Acara peluncuran Kantor Berita tersebut dihadiri antara lain, wakil dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Ali Maktabi, Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Nasser Alenezi, Wakil dari  Kedutaan Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdurrahman Ali, , Wakil Kedutaan Besar Tunisia untuk Indonesia, Sihem El Hamdi, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu, A.M.Fachir.

      MINA didirikan atas kerjasama Jaringan Pesantren Al-Fatah seluruh Indonesia, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), dan Aqsa Working Group (AWG) serta Radio Silaturahim dengan dukungan IT dari Sony Sugema College (SSC).

      Pemimpin Umum MINA, Muhyiddin Hamidy menegaskan, MINA akan menjadi “juru bicara” kaum muslimin dalam menyampaikan amar ma’ruf dan nahi mungkar, terutama dalam mendukung Pembebasan masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina. (L/R-018/R-019)

 

Mi’ar News Agency (MINA)

One Response

  1. author

    Abdan Bariq MuhammadThursday, 22 December 2016 | 18:12 WIB at Reply

    Mau nanya dong, posisi Abdurahman Ali di kedutaan UEA apa ya?

Leave a Reply