KEMENAG DAN LIGA MUSLIM DUNIA LAUNCHING WEB MEDIA ISLAM INTERNASIONAL

    Jakarta, 12 Shafar 1434/25 Desember 2012 (MINA) – Kementerian agama bekerja sama dengan Liga Muslim Dunia (Rabithah Al-Alam Al-Islami/RAI) meluncurkan web media Islam internasional (www.islamicnewsmedia.org). Launching web ini dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan International Conference on Fatwa di hotel Borobudur, Jakarta (24-26 Desember 2012).

    “Peluncuran web media Islam internasional atas kerjasama kemenag dengan RAI ini merupakan tindaklanjut dari hasil konferensi media Islam internasional kedua di Jakarta pada Desember 2011 lalu,” kata menteri agama Suryadharma Ali ketika memberi sambutan dalam pembukaan International Conference on Fatwa.
    Menurut menag, web ini merupakan wahana bagi umat Islam di dunia untuk menunjukan posisinya kepada masyarakat dunia tentang berbagai isu yang berkembang di dunia Islam dan masyarakat muslim di dunia.
    “Umat Islam yang saat ini merupakan seperempat dari jumlah penduduk dunia perlu menjalin ukhuwah Islam yang lebih kokoh yang dimanifestasikan tidak hanya dalam tekad dan cita-cita, melainkan juga dalam fikiran, tindakan, dan karya nyata, di tengah realitas kontemporer perkembangan media sosial yang dihadapi,” terang menag.
    Web media Islam internasional ini nantinya diharapkan dapat mendorong terwujudnya keseimbangan informasi di dunia dan sekaligus dapat menyebarkan pesan kepada dunia tentang Islam yang cinta keadilan dan perdamaian.
    “Web ini juga diharapkan dapat menjadi media yang mempu meluruskan pandangan-pandangan negatif tentang Islam, meluruskan pemahaman yang melenceng tentang Islam, sehingga masyarakat dunia dapat memperoleh informasi dan pengetahuan tentang Islam yang sesungguhnya,” tutup menag.
    Liga Muslim Dunia merupakan salah satu organisasi Islam non-pemerintah terbesar di dunia. Organisasi ini didirikan di Makkah pada 1962 dan telah memiliki 60 anggota dari 22 negara Muslim. Liga Muslim Dunia bergerak di bidang penyebaran Islam, menjelasan prinsip dan ajaran agama, meyakinkan orang-orang untuk menaati perintah Allah Swt, melakukan sangkalan atas laporan dan tuduhan palsu terhadap agama Islam, memberikan bantuan terhadap masalah yang dialami umat Islam, dan membantu proyek yang melibatkan penyebaran agama, pendidikan, dan kebudayaan. Hadir dalam pembukaan pada Senin (24/12), Menko Kesra Agung Laksono, Sekjen Rabithah Al-Alam Al-Islami, Syekh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin al-Turki, serta seluruh peserta yang terdiri dari para tokoh ulama, intelektual, praktisi hukum, serta pemerhati fatwa dan media dari beberapa negara (L/R-010/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply