KETEGANGAN ISRAEL-JORDAN POSISI TINGKAT TINGGI

      Jordan, 12 Shafar 1434 /2 Desember 2012 (MEMO/MINA)-Ketegangan hubungan antara Israel dan Jordan telah mencapai POSISI tinggi, klaim seorang analis politik di surat kabar Israel Maariv.

     Menurut sumber-sumber keamanan senior di Tel Aviv hal ini diklaim Raja Abdullah II yang menyimpulkan bahwa Israel berusaha untuk menggulingkan rezimnya dan memanfaatkan kekacauan yang melanda dunia Arab untuk mengubah Jordan menjadi negara Palestina alternatif.
     Dalam sebuah artikel menunjukkan bahwa raja Yordania telah berbalik pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sejak terpilih untuk kedua kalinya pada tahun 2009.
     Akhir-akhir ini, perlu dicatat Raja juga mengintensifkan kritiknya terhadap Israel dan Netanyahu. Artikel tersebut juga menyebutkan wawancara Raja Abdullah dengan Washington Post, di mana ia menekankan di Yordania telah menyimpulkan bahwa Israel tidak tertarik pada solusi dua-negara untuk konflik dengan Palestina.
     Abdullah mengatakan bahwa pendinginan hubungan Israel dengan Mesir dan Turki berarti bahwa Jordan adalah satu-satunya negara di kawasan yang melestarikan hubungan dengan tetangganya.
     Ketika ditanya tentang apakah Mesir bisa membatalkan perjanjian damai Camp David dengan Israel, Raja Yordania mengatakan dalam pandangannya, menyatakan”mungkin”. (T/R-012/R-008).

 

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply