KHALED MESHAAL AKAN KE GAZA PERTAMA KALI SEJAK 1967

2012-12-03 | 02:18:35

     Gaza, 18 Muharram 1434/3 Desember 2012 (AlJazeera/MINA) – Khaled Meshaal, pemimpin Hamas yang lama bermukim di Mesir, akan berencana mengunjungi wilayah Palestina di Gaza untuk pertama kali sejak 1967, pekan depan.

     Meshaal akan tiba di Gaza dari Mesir saat ulang tahun Hamas yang ke-25 dan mengucapkan selamat kepada para pemimpin dan pejuang untuk memerangi Israel selama serangan delapan hari terakhir, kata seorang pejabat senior Hamas, Ahad kemarin.

   “Saya senang dan bangga bahwa saya akan kembali ke Gaza,” kata Meshaal.

     Meshaal mengasingkan diri sejak Perang Enam Hari tahun 1967 dan sebelumnya selalu dicegah menyeberang ke Gaza oleh pemerintahan rezim Presiden Mesir Hosni Mubarak. Sejak Mubarak digulingkan pada Februari 2012, dan Presiden Mesir saat ini, Muhamad Mursi yang memiliki hubungan dekat dengan Hamas, membuka jalan bagi peningkatan hubungan Mesir-Palestina.

     Mursi juga membuka pintu perbatasan Rafah untuk memudahkan penyaluran barang-barang konstruksi dalam rangka rekonstruksi Gaza yang hancur setelah diserang Israel bulan lalu.

     Meshaal memimpin Hamas sejak tahun 1996, membantu membangun gerakan menjadi kekuatan potensial. Israel, AS dan Uni Eropa telah memberi cap kelompok ini sebagai organisasi teroris. Ia juga berhasil lolos dari serangan pembunuhan Israel di Yordania pada 1997. Sampai kini Meshaal bermukim di Suriah tetapi setelah perang saudara pecah dia pindah ke Qatar. (T-R-12/R-03/R-007/R-006)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply