KUNJUNGAN “KEMBARA SANTRI” MALAYSIA KE ALFATAH MENYAMBUNG SILATURRAHIM MALAYSIA-INDONESIA

Malaysia2        Jakarta, 3 Shafar 1434/16 Desember 2012 (MINA) – Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (Perkim) bekerjasama dengan Universitas Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM) mengadakan kunjungan “Kembara Santri” ke Ponpes Alfatah (Lampung dan Bogor) yang merupakan program puncak kegiatan mereka selama 10 hari.

      “Kunjungan kami ke Al Fatah merupakan program puncak dari kegiatan sebelumnya,” Dr Rahimah Embong mengatakan kepada Mi’raj News Agency (MINA)  di Ponpes Al Fatah, Cileungsi-Bogor, Sabtu.

       Setidaknya ada empat program yang dimiliki oleh hubungan kerjasama itu. Program pertama yang mereka sebut “Mawaddah” merupakan proses ta’aruf , tafakur dan tafakhum antara UIAM dan Perkim.

       Kemudian, program kedua adalah menyusun konsep dan teori untuk memperkenalkan kepada para “khalifah-khalifah kecil” (sebutan dari para santri) mengenai teori khalifah (pemimpin) di muka bumi.

       Program selanjutnya adalah mengembangkan dari konsep yang ada sebelumnya. Dengan membawa para santri ke hutan untuk lebih dekat dengan alam, mengenal dan bersahabat dengan tumbuh tumbuhan dan hewan.

Malaysia3       Program yang terakhir adalah mengamalkan  teori yang telah didapatkan dari program sebelumnya dengan memilih ponpes Alfatah sebagai tempat yang tepat.

       Sementara itu, Drs. Munawir, ketua pelaksana kegiatan ini menjelaskan acara ini dimaksudkan agar para pelajar dari Malaysia bisa mengenal lebih dalam arti kehidupan pesantren yang sederhana serta penuh kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat secara Islami.

       “Oleh karena itu kegiatan ini bertema ‘Bersama Menggapai Mardhatillah,” katanya.

        Perkim mengenal pesantren Al Fatah ketika pertemuan konferensi internasional untuk pembebasan Al Quds dan Palestina yang berlangsung di Hotel Savooy Homan, Jalan Asia Afrika Bandung pada Juli lalu.

      Dari pertemuan itu, Perkim tertarik untuk melanjutkan silaturahmi dengan pesantren Al Fatah yang dibina oleh Imaam Jamaah Muslimin, Muhyidin Hamidy.

      Dr. Rahimah menambahkan, meski kunjungan ini adalah rangkaian program terakhir mereka, namun menjadi awal dari menyambung silaturrahim antara Indonesia yang diwakili santri Al Fatah  dengan  Negara Malaysia yang diwakili  santri IMTIAZ. (L/R-012/R-006)

 Mi’raj News Agency (MINA

Leave a Reply