LIGA MUSLIM DUNIA: HINDARI PERBEDAAN PENETAPAN FALAK

Fatwa      Jakarta, 13 Shafar 1434/26 Desember 2012 (MINA) – Majma Fiqh Isalami (MFI) mengeluarkan fatwa untuk menghindari perbedaan penentuan falak suatu negara dalam menentukan penanggalan hijriah.

      Untuk menetapkan tarikh, MFI menyerukan penetapan melalui ru’yatul hilal (melihat bulan), dan menyerukan agar pihak-pihak terkait menyamakan pandangan dalam penentuan hilal tersebut.

     Seruan itu disampaikan pada hari terakhir Internasional Conference on Fatwa yang diadakan oleh Liga Muslim Dunia bekerja sama dengan Kementerian Agama RI di Jakarta, Rabu (26/12).

    Sekretaris Jenderal Dewan Fiqih Islam Syeikh Soleh Zabin Al Marzouqi menyatakan perbedaan falakiyah ini bisa menimbulkan perpecahan di antara umat. Marzouqi mengatakan hal ini harus diakomodinasi dengan baik oleh pemerintah sebagai penanggung jawab negara.

      Marzouqi memutuskan agar masyarakat Muslim pun juga jeli dalam menanggapi beberapa keputusan yang mungkin muncul pada masa mendatang terkait penetapan falakiyah.

      “Pilihlah keputusan yang paling mendekati dalil yang kuat,” ungkapnya.

       Konferensi ini diikuti peserta dari 16 negara termasuk Indonesia, Saudi Arabia, Jepang, China, Taiwan, Cambodia, Brunei Darussalam, Singapore, Serbia, United Kingdom, Timor Leste, Korea Selatan, Papua New Guinea, Mesir, dan Yordania,

      Sebelumnya, Liga Muslim Dunia telah meluncurkan sebuah web media Islam internasional yang diharapkan mampu  menjadi acuan masyarakat Muslim untuk menghalau Islamophobia yang sekarang sedang merajalela.

       Konferensi fatwa ini membahas berbagai isu tentang fatwa mulai dari mekanisme fatwa, berbagi cerita tentang fatwa di negara masing-masing, serta berdiskusi tentang fatwa-fatwa yang telah dikeluarkan. (L/R-007/R-010/R-006)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply