LIPIA JAKARTA MERCUSUAR ILMU

       Jakarta, 21 Muharram 1434 M/06 Desember 2012 (MINA) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) di Jakarta merupakan mercusuar ilmu pengetahuan Islam dan bangunan keilmuan yang kokoh dan tersohor di Indonesia dan Asia Timur.

      “Ia juga merupakan suatu tanda pembeda dalam mendefinisikan Islam di Asia Timur,” kata LIPIA Jakarta dalam siaran pers yang diterima Mi’raj News Agency (MINA), Rabu di Jakarta.

       LIPIA Jakarta sebagai perpanjangan peran perintis yang dikembangkan oleh pemerintah Saudi Arabia dalam penyebaran ilmu syar’I (agama) dan pengajaran bahasa Arab di beberapa bagian dunia sebagai tanggung jawab terhadap seluruh umat Islam di dunia.

       LIPIA Jakarta, didirikan pada tahun 1400 H (1980 M) adalah salah satu cabang lembaga Universitas Imam Muhammad bin Saud  yang berlokasi di ibukota Saudi Arabia, Riyadh.

       Selain di Indonesia, Universitas Imam Muhammad bin Saud  mempunyai cabang di Amerika Serikat, Jepang, Djibouti, Ra’s al-Khaimah, dan Mauritania.

        “Pemerintah Saudi Arabia telah mendirikan LIPIA di Jakarta dengan disponsori sepenuhnya oleh Kerajaan Arab Saudi untuk membangun jembatan yang kuat antara dua Negara Islam yan penting pada peta Negara-negara Islam ini,”  tambah LIPIA Jakarta.

       LIPI Jakarta, mengambil tugas untuk menyebarkan Islam dengan pemahaman yang sebenarnya, moderat, pertengahan dan toleran dengan menghormati martabat manusia, menolak kekerasan dan menekankan pada prinsip dakwah dengan cara yang terbaik.

      Ribuan mahasiswa Indonesia dan beberapa Negara tetangga melanjutkan studinya di lembaga ini. Materi yang diajarkan di lembaga ini meliputi ilmu-ilmu syari’ah, linguistik, administrasi, dan ekonomi dengan konsep Islam universal.  

Lembaga ini memperoleh dukungan yang besar dari Pemerintah Saudi Arabia dan Indonesia. LIPIA Jakarta menegaskan, Pemerintah Saudi Arabia memberikan semua dukungan materi dan teknis, agar lembaga pendidikan Islam ini tetap kokoh di Negara Islam terbesar ini.

Adakan Wisuda Ratusan Mahasiswa

         LIPIA Jakarta akan mewisuda lebih dari enam ratus mahasiswa dan mahasiswi yang telah berhasil melewati masa studi selama empat tahun dengan mendapatkan ijazah Strata Satu (S1) di bidang Syari’ah Islam (Agama), terdiri dari angkatan 30, 31, 32, dan 33.

         Acara wisuda akan dilaksanakan pada Kamis pagi (06/12), bertempat di Balai Sudirman, Jakarta Selatan.

        Acara wisuda itu akan dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Surya Dharma Ali, Duta Besar Arab Saudi di Indonesia Musthafa Ibrahim Al-Mubarak, dan Rektor Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Prof. DR. Sulaiman bin Abdullah Aba Al-Khail.

        Sementara itu, Direktur LIPIA, Dr. Khaled bin Muhammad Al-Daham menegaskan, acara wisuda ini merupakan ungkapan perhatian pemerintah Pelayan Dua Kota Suci Mekah dan Medinah dalam hal ini diwakili Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud dengan kewajibannya terhadap ilmu dan ahlinya.

       “Kami siap untuk mengadakan acara para alumni, baik mahasiswa maupun mahasiswi bagi kehidupan keilmuan mereka, setelah mereka mendapatkan gemblengan dengan ilmu syar’i yang cukup baik dan penekunan bahasa Arab, ” kata Khaled.

       “Mereka wajib mengamalkan ilmu yang telah mereka pelajari, dan menterjemahkan risalah Islam dalam aktivitas berdakwah dengan moderat, pertengahan, dan toleransi,” tegas Khaled.

        Khaled menambahkan, “Saya berharap mereka mendapatkan taufiq di masa depan mereka dan selalu dekat dengan lembaganya.” (T/R-022/R-006)  

Rate this article!

Leave a Reply