MALTA MENCELA RENCANA ISRAEL BANGUN PEMUKIMAN BARU

       VALLETA, 22 muharam 1434/ 7 Desember 2012 (Wafa/MINA) – Malta mengecam keras kebijakan Israel tentang pembangunan pemukiman baru dan menyerukan agar Israel meninggalkan rencana membangun ribuan unit rumah di Tepi Barat dan Jerusalem Timur, kata Menteri luar Negeri Malta Zammit, Kamis.

       “Orang-orang Palestina tidak dapat membangun Negara mereka, sementara tanah mereka secara berkelanjutan dan bertahap diambil,” kata Zammit.

       Dia menyatakan kegelisahannya atas tindakan Israel yang mengancam status Jerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina.

      “Pemukiman Zionis Yahudi tersebut illegal berdasarkan hukum internasional dan merupakan suatu  penghalang bagi perdamaian serta mengancam solusi dua-negara,” tambahnya.

       Dia menekankan bahwa ini merupakan posisi umum dari seluruh Uni Eropa

       Malta adalah salah satu dari 138 negara yang memilih mendukung upaya Palestina meningkatkan statusnya di PBB. (T/R-017/R-006)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply