Marzuki Alie: Pemberitaan Media Tentang Islam Belum Adil

Mrz       Jakarta, 5 Shafar 1434 / 18 Desember 2012 (MINA) – Ketua DPR RI Marzuki Alie menilai pemberitaan media terutama media Barat banyak yang tidak adil terutama terhadap dunia Islam dan Timur Tengah.

      “Dalam pemberitaan media Barat banyak ketidakadilan, terutama tentang Timur Tengah,” katanya pada acara Grand Launching (peluncuran) kantor berita Islam Mi’raj News Agency (MINA) di Aula Buya Hamka Masjid Al Azhar, Jakarta, Selasa.

      Seperti diketahui media terutama yang dipelopori media barat menyebutkan Irak memiliki senjata kimia, sehingga menjadi dasar bagi negara-negara barat di bawah pimpinan Amerika Serikat untuk menyerang Irak. Padahal sampai saat ini tidaklah terbukti Irak memiliki senjata kimia.

      “Sehingga mereka mencari pembenaran-pembenarn yang sebenarnya tidak berdasar,” kata Marzuki.

       Penyampaian informasi yang tidak benar yang disampaikan oleh media barat itu telah membangun ketakutan publik di Negara Negara Barat dan seakan memberi legitimasi barat untuk menyerang Irak.

        Berdirinya kantor berita Islam MINA diharapakan bisa mengubah pemberitaan yang tidak adil tersebut. MINA diharapkan memerankan fungsinya sebagai media dengan pemberitaan yang obyektif dan benar.

       “Sampaikan berita secara utuh, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang baik dan benar,” kata Marzuki.

       Marzuki sangat mendukung MINA sebagai kantor berita Islam yang mendasarkan keadilan dalam pemberitaannya. Diharapkan bisa menerapkan fungsi media dengan benar. Baik itu fungsi informasi, pendidikan, kontrol dan juga hiburan.

      “Terutama untuk fungsi kontrol, MINA harus bisa memberitakan suatu kesalahan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok dengan maksud sebagai koreksi,” kata Marzuki.

       Sementara Pemimpin Umum MINA, Muhyiddin Hamidy dalam  sambutannya mengemukakan, MINA menjadi “juru bicara” kaum muslimin dalam menyampaikan amar ma’ruf dan nahi mungkar, terutama dengan mendukung perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina.

      Kantor berita MINA merupakan media alternatif guna mengimbangi penguasaan opini global oleh Zionis Israel. Soft launching kantor berita ini dilakukan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Jumat 10 Dzulhijjah 1433 H / 26 Oktober 2012 M di Masjid At-Taqwa Kompleks Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor.

     MINA didirikan atas kerjasama Jaringan Pesantren Al-Fatah seluruh Indonesia dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), dan Aqsa Working Group (AWG) dengan dukungan IT dari Sony Sugema College (SSC).

       Selain grand launching MINA, juga dilakukan seminar dengan tema: “Peran Media Dalam Mendukung Perjuangan Palestina.”
Seminar ini menghadirkan narasumber Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir, Ketua Presidium MER-C dr. Joserizal Jurnalis, dan wartawan senior Kantor Berita ANTARA Edi Utama, dengan moderator wartawan senior ANTARA Aat Surya Safaat. (T/B-001/R-006)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply