MURSI PANGGIL SEMUA PARTAI BAHAS PERATURAN PEMILU PARLEMEN

       Kairo, 17 Shafar 1434/30 Desember 2012 (MINA) – Presiden Mesir Muhammad Mursi menegaskan kembali seruannya kepada semua pihak untuk bergabung dalam dialog nasional guna membahas undang-undang pemilu untuk pemilihan parlemen mendatang.

       Presiden Mursi mengatakan semua sudut pandang harus diungkapkan sehingga kehendak rakyat dapat terwujud, menjamin obyektivitas serta kejujuran dalam pemilihan umum, demikian dikutip Egypt Independent yang diterima Kantor Berita Islam Mi’raj News Agency (MINA), Ahad (30/12).
       Presiden Mursi dalam pidato kepada Dewan Syura pada Sabtu (29/12) mengatakan tujuan dari dialog dan diskusi itu sesuai dengan Pasal lima Konstitusi Parlemen yang menyatakan kedaulatan adalah untuk rakyat dan bahwa mereka akan menjaga kesatuan nasional.

       Kepada anggota Dewan Syura Mursi berkata, “Anda sekarang dianggap memiliki kekuatan penuh untuk mengatur sampai Parlemen baru melakukan sidang. Saya mengajak Anda semua untuk bekerja keras, bekerja sama dengan pemerintah, berdiskusi dengan semua partai politik, pasukan bersenjata, lembaga-lembaga masyarakat untuk mengeluarkan undang-undang penting yang harus dilatarbelakangi oleh perlunya keunggulan dan mengejar kesempurnaan.”
       “Yang terhormat Dewan untuk pertama kalinya dalam Republik Kedua menjadi partisipan dalam perundang-undangan, sekarang sepenuhnya melaksanakan undang-undang. Setelah pemilihan Parlemen baru, Dewan Syura akan berpartisipasi dalam kekuasaan undang-undang, memilih kepala badan-badan independen, dan mengembangkan rencana pekerjaan untuk badan-badan itu, serta memiliki tanggung jawab untuk memantau kekuasaan eksekutif .”
       Presiden Mursi mengungkapkan optimisnya, rakyat Mesir akan menggunakan hak pilih mereka pada pemilu Parlemen berikutnya di bawah pengawasan pengadilan. Mursi mengatakan ini menjadi yang pertama kali parlemen majelis rendah adalah mitra dalam memilih pemerintah, serta memantau kinerjanya.
       Presiden dari Ikhwanul Muslimin itu melanjutkan dengan mengatakan sejak pertemuan terakhir pemerintah pada Agustus 2012, mereka bekerja pada rencana penyelamatan yang mendesak untuk memerangi kemiskinan, korupsi, dan mencapai keseimbangan yang adil dalam distribusi beban pajak.(T/R-010/R-005)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply