MURSI SERUKAN REFERENDUM UNTUK KONSTITUSI BARU

2012-12-02 | 03:41:49

     Kairo, 18 Muharram 1434/2 Desember 2012 (Al Jazeera/MINA) – Presiden Mesir Muhammad Mursi telah menerima salinan rancangan konstitusi negara itu pada Sabtu (1/12) malam dan mengumumkan rancangan referendum pada 15 Desember mendatang.
     Dalam pidatonya, Mursi menyerukan pemungutan suara sebelum anggota majelis konstituante, di mana 100 anggota panel, menyusun dokumen kontroversial itu. Mursi memuji pekerjaan mereka dan menggambarkannya sebagai langkah lain dalam memenuhi tujuan revolusi.
     Hossam el-Gheryani, ketua sidang majelis itu mengatakan, “kami menambahkan kebebasan dalam draft yang tidak ada sebelumnya”.
     Mursi berterima kasih kepada hampir dua lusin anggota majelis yang mengundurkan diri dalam beberapa pekan terakhir. “Pekerjaan mereka tidak dapat diabaikan,” kata Mursi.
     Tapi banyak yang merasa pihak Liberal dan perwakilan dari Gereja Koptik menarik diri dari pembahasan serta menuduh sidang panel itu mendorong agenda Islam saja.
     Pidatonya dibarengi dengan protes besar di Kairo pada Sabtu , baik untuk yang pro dan kontra terhadap kepemimpinannya. Ikhwanul Muslimin menyelenggarakan demo besar di luar Universitas Kairo, di mana para pendukung Mursi membawa bendera Mesir dan Saudi, serta spanduk bertuliskan “Bersama [dengan Morsi] selamatkan revolusi.”(T/R-010/R-007)

Leave a Reply