PALESTINA ANCAM TUNTUT ISRAEL DI Mahkamah Pidana Internasional

       Ramalah, 9 Shafar 1434/22  Desember 2012 (IRIB/MINA) – Palestina mengancam akan mengadukan rezim Zionis Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas keputusan terbarunya untuk membangun ribuan unit pemukiman ilegal di wilayah yang diduduki.

      “Intensifikasi aktivitas pemukiman dan semua tindakan Israel, dari pembunuhan hingga penangkapan, mendorong kami untuk mempercepat langkah kami ke Mahkamah Pidana Internasional,” kata Mohammed Shetayyeh , negosiator Otorita Ramallah kepada AFP seperti dikutip Press TV, Rabu (19/12).

 

 

       Pernyataan tersebut muncul menyusul pernyataan penjajah Israel bahwa pihaknya berencana membangun lebih dari 2600 unit pemukiman baru di dekat al-Quds.

      Sebuah LSM Israel Rabu mengatakan, pihak berwenang di Tel Aviv telah memberikan lampu hijau untuk pembangunan unit pemukiman baru di Givat Hamatos, sebuah desa yang terletak di selatan al-Quds.

       Israel meningkatkan kegiatan pembangunan pemukiman ilegal setelah peningkatan status Palestina di PBB dari badan peninjau menjadi negara peninjau non anggota dalam sidang Majelis Umum PBB yang digelar tanggal 29 November.

      Pada tanggal 30 November, Tel Aviv menyetujui rencana untuk membangun lebih dari 3000 unit pemukiman baru di Timur al-Quds dan Tepi Barat yang diduduki dan tanggal 3 Desember, Israel mengumumkan bahwa untuk tahap awal pihaknya akan membangun 1600 pemukiman ilegal baru di Timur al-Quds. (T/R-008/R-006).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply