PBB AKAN GELAR KTT UNTUK SURIAH

      New York, 16 Shafar 1434/29 Desember 2012 (MINA) – Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi bulan depan untuk mengumpulkan dana guna meringankan penderitaan jutaan warga Suriah yang sedang berada dalam konflik. Konferensi yang akan dipimpin oleh Sekjen PBB Ban Ki Moon itu diselenggarakan pada 30 Januari 2013 mendatang di Kuwait, berdasarkan rilis resmi PBB yang diterima Kantor Berita Mi’raj (MINA) pada Sabtu (29/12).

      Dikatakan, konferensi tersebut diselenggarakan menyusul imbauan PBB dan mitra-mitranya minggu lalu untuk meluncurkan dana banding sebesar 1,5 milyar dolar AS yang telah membuat upaya mereka terhambat untuk menyalurkan bantuan karena kurangnya dana.
      Sebagian besar banding itu menyatakan 1 milyar dolar AS untuk membantu pengungsi Suriah yang melarikan diri ke Yordania, Irak, Lebanon, Turki dan Mesir. Hal ini didasarkan pada perkiraan sampai satu juta pengungsi Suriah akan membutuhkan bantuan pada pertengahan pertama tahun depan.
Lima ratus juta dolar AS lainnya akan diperlukan untuk membantu empat juta orang lainnya yang diperkirakan masih berada di dalam wilayah Suriah serta membutuhkan bantuan kemanusiaan mendesak.
PBB mengeluarkan pernyataan hari ini melalui Jubir Ban Ki Moon yang mengatakan bahwa konferensi tersebut merupakan kesempatan yang tepat dan sangat dibutuhkan untuk mengatasi kesenjangan pendanaan. Lebih lanjut ia mengatakan, “Sekretaris Jenderal mendesak semua negara anggota untuk bermurah hati pada janji mereka dan berterima kasih kepada orang-orang yang terus mendukung upaya kemanusiaan.”
      Musim dingin ini, banyak keluarga di Suriah dengan mayoritas anak-anak sedang berjuang untuk tetap hangat tanpa pakaian tebal, tempat tinggal yang memadai serta bahan bakar sebagai pemanas.
      Setidaknya 20 ribu orang, sebagian besar warga sipil, tewas di Suriah sejak kekerasan Presiden Bashar al-Assad dimulai pada awal tahun 2011. Beberapa bulan terakhir ini saja telah terjadi peningkatan kekerasan, dimana sekarang memasuki bulan ke-22 sejak dari konflik.
Sementara itu, Wakil Khusus Gabungan PBB dan Liga Arab untuk Suriah Lakhdar Brahimi pergi ke Moskow untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov Sabtu (29/12).
      Keberangkatan itu merupakan pertemuan terbaru dari beberapa kali pertemuan di wilayah tersebut dan di tempat lain, termasuk dengan presiden Assad di Damaskus awal pekan ini yang diselenggarakan oleh Perwakilan Khusus Gabungan. Pertemuan itu diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya untuk menghasilkan solusi, negosiasi politik serta mengakhiri pertempuran di Suriah. (T/R-010/R-008).

 

Miraj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply