Penyelesaian Konstitusi Langkah Menuju Kemajuan Ekonomi Mesir

      Kairo, 18 Muharram 1434/02 Desember 2012 (EI/MINA) – Perdana Menteri Mesir Hesham Qandil menilai penyelesaian rancangan konstitusi sebagai langkah besar untuk mencapai kemajuan ekonomi Mesir yang cepat.

      Dalam sebuah pesan di akun media sosialnya, Qandil meminta warga Mesir untuk membaca artikel dari konstitusi sehingga mereka dapat memberikan suaranya sesuai dengan kepentingan negara.

      Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Majelis Konstituante atas upaya mereka selama enam bulan terakhir dalam menyelesaikan dokumen rancangan konstitusi itu.

       Menurut Qandil, Rancangan konstitusi, yang akan segera disiapkan untuk referendum umum, akan menjadi langkah besar menuju stabilisasi situasi politik di Mesir.

       Ia menambahkan bahwa hal itu pada gilirannya akan memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi dan keadilan sosial sebagai tujuan dari revolusi Mesir.

      Sementara itu, Senada dengan Qandil, Yusuf al-Qaradawi, kepala Persatuan Internasional untuk Cendekiawan Muslim (International Union for Muslim Scholars), telah memuji rancangan konstitusi baru.

      “Rancangan konstitusi itu menyediakan kebutuhan semua warga Mesir dan masyarakat akan menjadi pihak terakhir untuk menyetujui atau menolak rancangan itu,” kata Qaradawi yang dikutip media Egypt Independent, Sabtu malam (01/12) waktu Kairo.

      Dalam akun media sosialnya Qaradawi menegaskan, Mesir tidak pernah melihat konstitusi tersebut, baik di bawah era kerajaan atau revolusi.

      Menurut Qaradawi, rancangan Konstitusi mencakup prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh Mesir bahkan jika isi rancangan itu terdapat kekurangan, warga Mesir dapat membahasnya lagi.

      Dia juga menunjukkan kepada mereka yang menarik diri dari Majelis Konstituante, dengan mengatakan, “Anda seharusnya tidak menarik diri di Majelis Konstituante ini. Anda berhak untuk mengekspresikan pendapat Anda secara bebas..”. 

Referendum Konstitusi 15 Desember

      Presiden Muhammad Mursi  telah menerima rancangan konstitusi baru, Sabtu (01/12) pukul 7 malam di gedung pertemuan di Kota Nasr, bersama anggota Majelis Konstituante yang telah memberikan suaranya atas rancangan konstitusi itu pada Jumat pagi (30/11).

      Mursi telah menetapkan referendum terhadap konstitusi baru Mesir pada tanggal 15 desember 2012 mendatang. (T/R-022/R-006)

Leave a Reply