PRESIDEN TURKI KECAM ISRAEL SOAL PEMUKIMAN YAHUDI

    Ankara, 28 Muharram 1434/12 Desember 2012. (KUNA/MINA) – Presiden Turki Abdullah Gul, mengecam Israel tentang rencana pembangunan 3.000 unit pemukiman Yahudi di Tepi Barat, Palestina. Langkah Israel itu akan memicu kecemasan di seluruh dunia.

    Dalam konferensi bersama Presiden Palestina Mahmud Abbas Selasa (11/12), Gul mengutuk kegiatan pemukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem sebagai beban bagi negara yang mendukungnya serta tindakan ilegal.
     

    “Israel harus menerima negara Palestina sesuai perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya,” kata Gul.
Dia mengingatkan Israel agar belajar dari kegagalannya mencegah Palestina meningkatkan statusnya di PBB.
   “Israel ditinggalkan sendirian ketika 138 negara memberikan suara mendukung Palestina menaikkan status dalam organisasi internasional itu,” tambah Presiden Turki ke-11 itu.
   Gul yang juga mantan Perdana Menteri era 2002-2003 mengkritik sembilan negara yang memilih menentang tawaran Palestina di PBB, termasuk Israel, AS dan Kanada.
   “Negara-negara yang menentang harus mempertimbangkan kembali posisi mereka yang melawan arus,” tambahnya.
   Gul juga mendesak semua faksi di Palestina menyatukan barisan dan mencapai konsiliasi.(T.R011/R005).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply