REMAJA PALESTINA DIBUNUH POLISI PENJAJAH ISRAEL DI HEBRON

       Hebron, 1 Shafar 1434/14 Desember 2012 (MINA) – Seorang remaja warga Palestina berusia enam belas tahun yang diidentifikasi sebagai Muhammad Awad Ziad Salaymah dibunuh polisi perbatasan penjajah  Israel Rabu di luar masjid Ibrahimi, pusat kota Hebron, menurut laporan Pusat Media Timur Tengah Internasional yang diterima Kantor Berita Mi’raj (MINA) Kamis (13/12).

      Menurut pejabat penjajah Israel, Salaymah membawa pistol plastik dan itulah mengapa ia ditembak polisi perbatasan penjajah Israel. Seorang dokter lokal Palestina yang bergegas ke lokasi penembakan itu tidak dapat menyelamatkan korban, kemudian korban dinyatakan meninggal di sebuah rumah sakit di Hebron segera sesudahnya.

       Setelah pembunuhan itu, massa berkumpul di luar masjid, yang telah menjadi titik bergejolak sejak pembantaian jamaah Muslimin oleh dokter Yahudi kelahiran New York pada 1994 yang  menyebabkan pemerintah penjajah Israel mengambil lebih dari setengah dari masjid dan mengubahnya menjadi sebuah sinagog untuk pemukim illegal Zionis Israel.

       Massa melakukan protes kepada  polisi dan tentara pendudukan Zionis Israel, dan keluarga Salaymah  bergabung dengan protes dadakan tersebut. Kakak Salaymeh ditahan tentara Israel selama aksi itu, dan ayahnya terluka oleh polisi penjajah Israel yang menyerang para demonstran dengan tembakan gas air mata dan granat anti huru hara.

      Penembakan hari Rabu menyusul serangan tentara penjajah Israel terhadap demonstrasi damai di Hebron kurang dari seminggu yang lalu di mana belasan warga Palestina terluka. Ini adalah pembunuhan kedua warga Palestina oleh tentara Israel selama minggu ini di Tepi Barat. (T/R-010/R-006)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply