RUSIA DORONG SURIAH DIALOG DENGAN OPOSISI

       Moskow, 16 Safar 1434/28 Desember 2012 (MINA) – Rusia mendesak pemerintah Suriah untuk menindaklanjuti janjinya mengadakan pembicaraan dengan oposisi, sebagaimana Moskow mengintensifkan upaya diplomatik untuk mengakhiri 21 bulan konflik di Suriah.

       Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada Jumat (28/12) ia mendesak para pejabat senior Suriah selama pertemuan awal pekan ini untuk secara terbuka membahas “kemungkinan terbesar dari masalah itu,” berdasarkan laporan Turkish Weekly yang diterima Kantor Berita Mi’raj (MINA).
       Rusia telah menjadi pembela gigih Presiden Suriah Bashar al-Assad, tetapi dalam beberapa pekan terakhir tampaknya tumbuh ketidaksabaran terhadap peran pemerintah Assad akan konflik yang telah membuat 45.000 orang diperkirakan meninggal dunia.
       Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Bogdanov mengatakan kepada kantor berita Novosti RIA, Moskow telah mengirimkan undangan untuk melakukan pembicaraan kepada Dewan Nasional Suriah, kelompok oposisi Assad yang diakui oleh banyak orang sebagai pemerintah sah Suriah.
       Bogdanov, utusan Kremlin untuk wilayah tersebut, mengharapkan bertemu dengan Deputi Menteri Luar Negeri AS William Burns dan utusan perdamaian internasional Lakhdar Brahimi bulan depan tentang usulan mengakhiri perang sipil Suriah.
       Brahimi, yang akan berkunjung ke Rusia pada Sabtu (29/12), mengusulkan pembentukan sebuah pemerintahan transisi untuk memerintah sampai pemilihan umum. Brahimi mengatakan pada Kamis (27/12) rencana apapun harus mewakili apa yang disebutnya sebagai “perubahan nyata,” tetapi brahimi tidak menyebutkan apakah perubahan yang dimaksud itu akan mencakup permintaan oposisi untuk menghapus Presiden Assad.
       Sementara itu, aktivis oposisi melaporkan pada Jumat (28/12) terjadinya pertempuran baru di seluruh negeri itu. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan satu warga sipil tewas dan puluhan terluka ketika pesawat pemerintahan Assad membombardir wilayah al-Ward Assal, provinsi Damaskus.
Dikatakan juga pertempuran telah terjadi Kamis malam (27/12) di daerah sekitar ibukota, serta dekat dengan perbatasan Suriah dengan Jordan. (T/R-010/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply