SEKELOMPOK RABBI KIRIM SURAT ANCAMAN KE HOTEL

      Palestina, 16 Shafar 1434/29 Desember 2012 (MEMO/MINA) – Sumber-sumber Palestina di kota Haifa mengatakan sekelompok rabbi telah mengirimkan surat ancaman ke hotel dan ruang perjamuan di kota, memperingatkan mereka untuk tidak menjadi tuan rumah pesta malam setiap tahun baru atau menampilkan setiap dekorasi natal.

      Peringatan itu mengacu pada perayaan festival “kafir”. Jika peringatan itu diabaikan, para rabbi telah mengancam untuk menahan pelayanan keagamaan dan pemeriksaan bulanan yang memberikan supervisi Kashrut.
     Anggota Knesset Ahmed El-Tibi mengatakan, Ketua Gerakan Menuju Perubahan Arab, mengirim surat kepada Walikota Haifa, Yona Yahav menuntut ia harus turun tangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi ancaman ini.
     “Kau bangga Haifa sebagai kota multikultural, di mana anggota dari semua agama hidup berdampingan secara damai, namun ancaman oleh rabi di Haifa ini adalah rasis terhadap orang Kristen di kota,” tulis El-Tibi.
     Selain itu, kata El-Tibi ancaman itu hanya akan merampas kesempatan Kristen untuk merayakan festival mereka seperti orang-orang dari agama-agama lain.    “Apa yang akan Anda lakukan jika orang-orang Yahudi dicegah di Eropa misalnya, dari pencahayaan Hannuka Lights?” ia bertanya kepada walikota.
     Seorang aktivis Arab di kota itu, Kamil Sader mengatakan bahwa ancaman sekelompok rabi itu melanggar prinsip hidup berdampingan di Haifa dan merupakan serangan terhadap ras dan agama lain dengan menerapkan norma-norma Yahudi pada setiap orang.
    Menurut Sader, surat rabi itu menyerukan upaya pemerasan dan menunjukkan langkah kerabian terbaru adalah salah satu dari serangkaian tujuan untuk memaksakan gaya hidup keagamaan Yahudi pada kehidupan masyarakat di kota sebagai sarana membatasi Arab, sebelum mendeportasi mereka.(T/R-012/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply