SEKITAR 63,8 PERSEN RAKYAT MESIR SETUJUI KONSTITUSI BARU

     Kairo, 13 Shafar 1434/26 Desember 2012 (EI/MINA) – Komisi Pemilihan Umum Yudisial Tinggi Mesir (High Judicial Elections Commission /HJEC) mengumumkan hasil akhir dari referendum mengenai konstitusi baru, dengan hasil resmi suara terbanyak “ya” sebesar 63,8 persen.

 

     Samir Abul Maati, kepala HJEC, mengatakan dalam konferensi pers Selasa malam (25/12), dari 51.919.067 pemilih, 17.058.317 memberikan suara mereka, yang setara dengan 32,9 persen dari pemilih, demikian menurut laporan Egypt Independent.

     Sebanyak 10.693.911 memberikan suara mendukung konstitusi baru, sementara 661.101 atau 36,2 persen mengatakan “tidak.” Sementara itu, hasil pemungutan suara tidak sah mencapai 303.395.

 

     Rancangan konstitusi dimasukkan untuk referendum dengan melewati proses dua tahap, dimana tahap pertama, 10 provinsi termasuk Kairo melakukan pemungutan suara pada 15 Desember dan tahap kedua, 17 provinsi lainnya melakukan pemungutan suara pada 22 Desember.

 

     Hasil akhir mendekati pemungutan suara tahap awal, yang menunjukkan tingkat persetujuan 64 persen.

 

     Komisi itu mengatakan mereka telah benar-benar meninjau semua keluhan yang diterima, menambahkan bahwa referendum diadakan di bawah pengawasan pengadilan penuh di semua Tempat Pemilihan Suara karena sistem pemilu melarang pejabat non-yudisial mengawasi proses pemungutan suara.

 

     Komisi juga mengizinkan personil media untuk berada di TPS dengan menunjukkan kartu pers mereka atau surat resmi lainnya.

 

     Abul Maati menambahkan bahwa hasil dari beberapa TPS yang ditutup sebelum waktu yang ditetapkan pada pukul 23:00 waktu Mesir adalah valid.

 

     Hasil Referendum Konstitusi baru Mesir itu membuat dukungan terhadap Presiden Meisr Muhammad Mursi serta kelompok Islam menguat.

(T/R-022/R-006)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply