SEKJEN LIGA ARAB JANJIKAN DANA PENGAMAN PALESTINA SEGERA TERWUJUD

     Ramallah, 17 Shafar 1434/ 30 Desember 2012 (MA’AN/MINA) – Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil el-Arabi dalam kunjungan ke Tepi Barat, Sabtu, mengatakan bahwa ia terus berusaha mengamankan dana yang dijanjikan dari negara-negara Liga Arab untuk Palestina.

     Nabil al-Arabi yang menggambarkan krisis keuangan Palestina mengalami kelumpuhan berkata “Palestina sangat membutuhkan bantuan material dan dukungan politik”.     

“Negara-negara Liga Arab telah menyepakati pertemuan mereka di Baghdad (Maret) untuk membantu Palestina dengan jaring pengaman keuangan oleh negara-negara Arab sebesar 100 juta dolar AS atau sekitar 900 miliar rupiah setiap bulan, tapi sayangnya hal ini belum tercapai,” katanya.
     Al-Arabi mengatakan ia telah menyepakati langkah tertentu dalam pertemuan dengan Presiden Mahmoud Abbas untuk mencari solusi dari masalah ini. “Para pemimpin juga membahas langkah politik Abbas selanjutnya, yang didukung oleh Liga Arab serta Eropa,” kata el-Arabi.
     Menteri Luar Negeri Mesir Muhammad Kamal Amr yang mendampingi el-Arabi berkunjung ke Tepi Barat, mengatakan ia menyampaikan undangan kepada Abbas untuk mengunjungi Mesir sesegera mungkin. Sementara Menteri Luar Negeri Arab lain dijadwalkan akan bergabung, namun delegasi tersebut ditunda untuk pekan ini.
     Pejabat Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization/PLO) Wasil Abu Yousif menyalahkan Amerika yang menekan negara-negara Arab memboikot Palestina setelah keberhasilannya dalam pemungutan suara PBB dalam peningkatan status Palestina menjadi negara non-anggota.
     “Saya telah diberitahu oleh semua negara-negara Arab bahwa sekali kita sepakat, kita semua akan datang ke Palestina untuk mengucapkan selamat kepada Presiden Palestina dan rakyat Palestina pada pengakuan Palestina sebagai negara non-anggota di PBB,” kata el-Arabi kepada wartawan .

Kunjungan Gaza
     El-Arabi adalah Sekjen Liga Arab pertama yang mengunjungi Ramallah, namun ia dan para pemimpin Arab dan Islam terkemuka, termasuk Perdana Menteri Mesir telah bertemu Hamas di Gaza selama serangan Israel bulan lalu.
     Kunjungan ke Gaza ini menghentikan blokade secara diplomatik bagi Hamas yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
     Di sisi lain Pejabat Tepi Barat khawatir dengan adanya pergolakan di dunia Arab akan mengalihkan perhatian dari strategi diplomatik mereka yang bisa menggagalkan pencapaian negara Palestina merdeka.(T/R-007/R-005).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply