THAILAND TANGKAP 127 PENGUNGSI ROHINGIYA

Rohingya arrested in southern Thailand await return to the Burma border       Bangkok,  15 Shafar 1434/28 Desember 2012 (MINA) –  Sebanyak 127 pengungsi Rohingya telah ditangkap di Thailand Selatan dan dikirim kembali ke perbatasan Thailand-Myanmar. Mereka berada dalam lima kendaraan menuju Malasyia melintasi Padang Besar di Provinsi Songkhla.

      Seperti diberitakan www.phuketwan.com, pada  24 Desember lalu Pos Pemeriksaan Polisi-Angkatan Darat di Propinsi Satun,  Thailand menghentikan dua kendaraan yang masing-masing berisi 22 pria dan anak laki-laki.

     Sopir  dari kendaraan yang membawa para pengungsi Rohingiya tersebut  melarikan diri. Yang termuda dari mereka yang ditangkap adalah seorang anak berusia 10 tahun sebagian besar lainnya berusia remaja.

 

      Ribuan orang melarikan diri dari Myanmar, rumah mereka telah dibakar sejak Juni lalu dalam konflik rasial berdarah antara penduduk Buddha Myanmar dan Muslim Rohingya.

      Diperkirakan lebih dari 170 orang dilaporkan telah tewas dalam konflik tersebut, ribuan orang meninggalkan rumah mereka dan tinggal di kamp-kamp pengungsi.

      Banyak diantara para pengungsi Rohingya memilih untuk membayar para makelar penyelundup manusia untuk melarikan diri melalui laut, dengan Malaysia sebagai tujuan mereka.

      Bagaimana proses para pengungsi Rohingya tersebut sampai ke provinsi Songkhla di Thailand Selatan pada 24 Desember lalu tidak diketahui pasti. Diperkirakan mereka sampai ke sana melalui laut.

       Para makelar pengungsi di perbatasan Thailand-Malaysia dikenal secara sistematis mentransfer para pengungsi Rohingya dari kamp tersembunyi di perkebunan di Thailand Selatan dengan diam-diam menuju Malasyia.

     Penangkapan itu dilakukan oleh petugas dari Kantor Polisi Khuankalong  di Satun, dibawah pimpinan Letnan Sompong Meechoo.

    ”Para pengungsi Rohingya akan dikirimkan langsung kembali ke Ranong perbatasan Thailand-Myanmar,” kata Sompong Meechoo.

      Karena para pengungsi Rohingya yang ditangkap semua laki-laki, beberapa laporan berspekulasi bahwa mereka akan bergabung dengan pejuang Muslim di Thailand Selatan.

       Namun demikian Komando Operasi Keamanan Internal  Thailand telah memeriksa berbagai laporan selama beberapa tahun namun tidak pernah menemukan bukti mereka bergabung dengan para pejuang di Thailand Selatan.

      Pihak keamanan Thailand memperkirakan telah mengangkap  2.817 pengungsi Rohingya sejak Oktober dan November lalu.

      Chris Lewa, Direktur Advokasi Arakan mengatakan: “Kendaraan para pengungsi Rohingya hanya melalui Thailand dalam perjalanan mereka ke Malaysia dibantu oleh pemerintah Thailand.”

 
      ”Tidak pernah ada bukti keterlibatan Muslim Rohingya dalam perlawanan Muslim di  Thailand Selatan.  Mengapa negara-negara di kawasan ini berulang kali membuat berbagai asumsi hanya karena mereka adalah Muslim?” tutur Chris Lewa. (T/R-016/R-006)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply