TIDAK ADA KORBAN WNI DALAM KECELAKAAN TEROWONGAN DI JEPANG

2012-12-03 | 12:34:23

     Jakarta, 19 Muharram 1434/ 03 Desember 2012 (MINA) – Keterangan yang diperoleh Mi’raj News Agency (MINA) dari Kementerian Luar Negeri, Senin menyebutkan, KBRI Tokyo telah mendapat konfirmasi bahwa tidak adanya korban WNI dalam kejadian kecelakaan runtuhnya ruas terowongan Sasago dalam jalur Chuo Expressway di Jepang pada Ahad pagi kemarin (12/02). “Konfirmasi ini diperoleh oleh KBRI Tokyo kepada kami Senin pagi ini”.
     Keterangan yang diperoleh KBRI dari Kepolisian Jepang, tercatat ada sembilan orang korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan. Musibah tersebut terjadi kemarin sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Terowongan tersebut tiba-tiba runtuh sehingga menimpa beberapa kendaraan yang melintas di dalamnya.
     Terowongan Sasago terletak sekitar 80 KM sebelah Barat Tokyo (menuju Gunung Fuji dan Nagoya) dan terbentang sepanjang 4.7 KM. Bagian terowongan yang runtuh berjarak sekitar 2 KM dari pintu keluar menuju Tokyo.
     Dalam kejadian itu, dinding dan atap terowongan dari beton menimpa sejumlah kendaraan yang sedang melintas di dalamnya. Sehingga kemudian penumpang tidak bisa keluar karena ada pula mobil yang terbakar.
     Polisi kesulitan melakukan evakuasi pada korban karena mengkhawatirkan terjadinya runtuhan susulan, sehingga upaya pemberian bantuan sempat dihentikan kemarin. Begitu diketahui ada insiden ini, polisi setempat juga langsung menutup jalan raya tersebut karena dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan berikutnya.
     Dugaan terjadinya musibah tersebut masih dalam penyelidikan. Menurut kontraktor jalan tersebut, insiden fatal ini terjadi akibat kegagalan struktur bangunan. “Antara dua lempeng beton, ada benda yang menopang keduanya. Penopang inilah yang ambruk, tapi ini baru dugaan kalau melihat isi rekaman kamera keamanan”.(T/R-002/R-007).

Leave a Reply