ANGKATAN LAUT ISRAEL TEMBAK NELAYAN DI GAZA

      Gaza, 21 Safar 1434/3 Januari 2013 (MINA) – Angkatan Laut Israel menembaki sejumlah perahu nelayan Palestina pada Rabu (2/1) pagi di pantai Khan Younis dan Rafah, bagian selatan Jalur Gaza.

      Sumber-sumber lokal melaporkan tentara Israel menembakkan puluhan amunisi langsung kepada perahu nelayan dan memaksa para nelayan untuk kembali ke dermaga mereka, sebagaimana lapora IMEMC yang diterima Kantor Berita Mi’raj (MINA) pada Rabu (2/1).
      Sebuah sumber mengatakan Angkatan Laut mengejar para nelayan meskipun kenyataannya para pengais ikan tersebut berada pada wilayah yang legal bagi nelayan-nelayan Palestina.
      Sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri serangan Israel di Gaza pada 21 November 2012, nelayan Palestina diizinkan untuk mengambil ikan dengan jarak enam mil dari lepas pantai laut Gaza.
     191 warga Palestina termasuk anak-anak, perempuan dan orang tua, tewas akibat serangan militer Israel di Gaza pada November 2012 itu, sementara jumlah warga Palestina yang terluka pada bulan yang sama mencapai 1492 orang.
Pusat Informasi Departemen Informasi Kesehatan Palestina melaporkan 48 anak, termasuk 16 diantaranya di bawah usia lima tahun, tewas oleh rudal dan tembakan Israel, di samping 12 wanita dan 20 lansia.
     Pusat itu menambahkan 1.492 warga Palestina, termasuk 533 anak-anak (195 di bawah usia lima tahun), 254 wanita dan 103 lansia telah terluka oleh rudal dan tembakan Israel. Selain itu, empat warga Palestina tewas setelah perjanjian gencatan senjata dicapai, dan 54 lainnya terluka.
     Berdasarkan kesepakatan damai Oslo yang ditandatangani Israel pada pertengahan 90-an, nelayan Palestina seharusnya diizinkan untuk menangkap ikan pada jarak 20 mil lepas pantai laut Gaza. Setelah Intifada kedua dimulai pada akhir September 2000 Israel mencegah nelayan untuk memancing dan kemudian Israel mengurangi daerah jangkauan nelayan dengan hanya tiga mil laut saja.
     Angkatan Laut Israel melakukan serangan terhadap sejumlah nelayan yang menyebabkan puluhan korban, mereka berulang kali membajak perahu nelayan dan menculik puluhan dari mereka.(T/R-010/R-008).

 

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply