HUJAN ES, RELAWAN INDONESIA TETAP BANGUN RSI GAZA

      Gaza, 29 Shafar 1434/ 11 Januari 2013 (MINA) – Meski cuaca dingin mencapai enam derajat celcius, bahkan sempat turun hujan es, sebanyak 28 relawan kemanusiaan asal Indonesia tetap melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza.
      Koresponden Mi’raj News Agency (MINA) dari Gaza melaporkan, relawan melanjutkan pekerjaan pemasangan blok sekat kamar lantai dua dan pemasangan keramik lantai dasar (basement).
      “Relawan terpaksa pakai baju tebal rangkap, bahkan sampai rangkap lima lapis,” ujar Nur Ikhwan, kepala Tim Relawan Medical Emergency Resque Committee (MER-C), pihak yang membangun RSI persembahan rakyat Indonesia untuk Gaza itu.

      Bahkan, menurutnya, kencangnya hembusan angin kali sempat merobohkan salah satu sisi dinding rumah sakit. Sehingga memaksa relawan memasang ulang dingin tersebut.
      Pemerintah setempat sementara memberlakukan larangan keluar rumah bagi warga karena khawatir tehempas angin yang kecepatannya mencapai 100 km/jam.
      Nur Ikhwan manambahkan, kondisi relawan seluruhnya sehat, dan minta doa dari keluarga dan rakyat Indonesia.
      Kedatangan musim dingin di Gaza sudah terasa sejak pertengahan September 2012 lalu. Cuaca makin ke sini makin terasa dingin. Hujan salju sempat turun beberapa hari lalu, disertai angin kencang, mengakibatkan pekerjaan RSI dibatasi di dalam ruangan, ujar Nur Ikhwan.
      Menurut pantauan Koresponden Mi’raj News Agency (MINA), jalan-jalan utama di Gaza terlihat lengang dari warga, karena lebih banyak berteduh di rumah masing-masing.
      Menurut prakiraan cuaca setempat mengatakan, puncak musim dingin kali ini masih akan berlanjut hingga beberapa hari kedepan. Hingga diperkirakan akan berakhir pada akhir Februari mendatang. (L/B-007/R-007/R-005).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply