IRAN DESAK OKI TINDAK PENGHINAAN TERHADAP ISLAM

      Teheran, 21 Shafar 1434/3 Januari 2012 (MINA /FNA) – Iran mengutuk penghinaan yang dilontarkan terhadap Nabi Muhammad SAW di film-film AS dan Eropa, serta menyerukan kepada Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengadakan sebuah konvensi mencegah tindakan menghujat tersebut berkelanjutan.

       Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran Ramin Mehman-Parast menyesalkan media barat tertentu yang mempromosikan dan mendukung tindakan asusila terhadap kesucian ilahi dan nabi Islam tersebut.
      “Kami ingin orang-orang yang berada di belakang gerakan ini akan diadili dan dihukum. Kami berharap OKI untuk mengambil tindakan segera untuk mengkompilasi sebuah konvensi dem mencegah tindakan seperti itu dan tidak mengizinkan publikasi dalam menciptakan keretakan antara agama-agama ilahi,” katanya dalam konferensi pers mingguannya di Teheran.
      Pernyataan itu disampaikan setelah sejumlah film barat dan kartun yang dirilis di media Barat dalam beberapa tahun terakhir banyak berisi penghinaan terhadap nabi Islam dan Muslim.
      Pada bulan September, mingguan Perancis Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad SAW. Publikasi kartun tersebut terjadi di tengah kemarahan besar dunia atas film buatan AS yang menghina nabi Islam.
      Film anti-Islam itu telah memancing kecaman dari berbagai negara, termasuk Afghanistan, Mesir, Libya, Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Iran, Yaman, Irak, Pakistan, Somalia, Sudan, Maroko, Bahrain, Arab Saudi, Kuwait. Sayangnya, sebuah jurnal Perancis baru-baru ini mengumumkan niatnya akan merilis sejumlah kartun asusila terhadap nabi Islamhari ini, Rabu (2/1). (T/R-007/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply