ISRAEL HADANG BANTUAN KEMANUSIAAN DI LEMBAH JORDAN

       Tepi Barat, 8 Rabiul Awwal 1434/20 Januari 2013 (MINA/PressTV) – Militer Israel telah memblokir konvoi yang akan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penduduk pengungsi     Palestina di daerah Lembah Yordan sebelah utara Tepi Barat.

     Konvoi tersebut membawa pakaian musim dingin, kasur, makanan dan mainan ke wilayah yang terserang badai pada Sabtu (19/1). Baru-baru ini, sekitar 30 keluarga di lembah Yordan telah kehilangan tempat penampungan sementara mereka karena cuaca badai.
    Juru Bicara Palestina, Nour Oudeh menggambarkan hal ini sebagai “tindakan yang sangat berbahaya,” karena Israel tidak memberikan alasan yang jelas untuk bergerak.
Nedaa Yousif, salah satu anggota konvoi itu, telah menyelenggarakan aksi duduk di sebuah pos pemeriksaan militer Israel dalam perjalanan ke lembah Yordan untuk memprotes langkah tersebut.
    Lembah Yordan mencakup sekitar 28,5 persen dari Tepi Barat dan kaya akan sumber daya tanah dan air.
    Ribuan warga Palestina di lembah tersebut hidup dalam situasi yang mengerikan karena mereka tidak dapat mengolah lahan mereka. Sumur bor, membangun struktur permanen, termasuk pusat kesehatan dan sekolah, tidak memiliki akses ke air atau listrik dan berada di bawah ancaman terus-menerus akan diusir dari tanah mereka.
    Menurut Badan PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/UNOCHA), ada sebanyak 60.000 warga Palestina yang tinggal di Lembah Yordan, “sebanyak 3.400 orang berada di beberapa bagian atau seluruhnya dalam zona militer tertutup dan menghadapi risiko tinggi penggusuran paksa.”
    Warga Palestina di daerah tersebut sering menghadapi evakuasi wajib atau penghancuran rumah mereka.(T/R-007/R-008).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply