JEMBATANI HUBUNGAN DIPLOMATIK, PRESIDEN RI TERIMA SEMBILAN DUBES

       Jakarta, 2 Rabiul Awwal 1434/14 Januari 2013 M. (MINA) – Untuk menjembatani hubungan diplomatik, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima credentials atau surat-surat kepercayaan dari sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) dari beberapa negara sahabat untuk Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/1). 

       Para Duta Besar tersebut terdiri dari tiga nama duta besar berkedudukan di Indonesia (resident), yaitu : Zurab Aleksidze dari Georgia, Mikhail Yurievich Galuzin dari Federasi Rusia dan Paskorn Siriyaphan dari Kerajaan Thailand.

       Sementara untuk duta besar yang tidak berkedudukan di Indonesia (non-resident) meliputi : Claudia Cecile Barnes dari Jamaika berkedudukan di Tokyo, Chandradath Singh dari Republik Trinidad dan Tobago berkedudukan di New Dehli, Andres Unga dari Republik Estonia berkedudukan Tallinn Estonia, Chimeddorj Battumur dari Mongolia berkedudukan di Bangkok, Abubakarr Multi-Kamara dari Republik Sierra Leone berkedudukan di Beijing dan Waven Winslow William dari Republik Seychelles, berkedudukan di New Dehli.
     

      Dalam acara tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Pantau Suriah

       Seusai acara, kepada wartawan Mi’raj News Agency (MINA) dan para wartawan istana, Menlu Marty ketika titanya tentang perkembangan Suriah, mengatakan, Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi yang berlangsung di Suriah.

      “Situasi Suriah kita ikuti terus, Jumat lalu saya berbicara melalui telepon dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov untuk membahas masalah ini,” ujarnya.

       Menurut Marty, masalah Suriah harus segera diselesaikan, kekerasan harus dihentikan, mengingat korban dari warga sipil terus berjatuhan mencapai puluhan ribu warga.

       Nasib Suriah juga harusnya ditentukan sendiri oleh rakyat Suriah, apalagi pemerintah Suriah dikabarkan akan membuka jalur dialog. (L.R-027/R-005/R-008).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply