JUBIR ABBAS: PERUNDINGAN AKAN BERJALAN JIKA ISRAEL PATUHI HUKUM INTERNASIONAL

     Ramallah, 22 Shafar 1434/ 4 January 2012 (MINA/Ma’an) – Menanggapi seruan pejabat AS mengenai tahap baru perdamaian Timur Tengah dalam tahun baru Masehi ini, juru bicara Presiden Mahmoud Abbas mengatakan posisi Palestina jelas, negosiasi akan dimulai segera setelah Israel menghormati hukum internasional.

 

    Nabil Abu Rdaineh pada Kamis (3/1) mengatakan, para pemimpin Palestina tidak menekan AS untuk memaksakan kondisi di Israel, melainkan hanya untuk mematuhi hukum internasional dan posisi pemerintah Amerika sendiri.

 

     Setelah Israel menghentikan pembangunan pemukiman ilegal di tanah Palestina, dan mengakui kerangka acuan dari proses perdamaian, yaitu perbatasan tahun 1967 sebagai titik awal, Palestina siap mengadakan pembicaraan, kata Abu Rdaineh.

 

     Sementara para pemimpin mendukung kecaman Eropa dan AS terhadap rencana Israel yang akan memperluas pembangunan pemukiman, menurut Nabil sekarang merupakan waktu yang tepat bagi dunia untuk mengambil tindakan nyata menghentikan Israel merusak proses perdamaian dan menghancurkan semua yang telah dibangun sampai saat ini.

 

     Pada Rabu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland menyerukan Israel dan Palestina untuk mengambil langkah-langkah konkrit untuk kembali berunding.

 

      “Memasuki kalender tahun 2013 ini, sekarang adalah waktu bagi para pemimpin di kedua belah pihak menunjukkan kepemimpinan yang nyata. Kami mendesak kedua belah pihak untuk secara jelas menunjukkan bahwa mereka serius untuk mencapai solusi dua negara yang hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan,” katanya.(T/R-007/R-006).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply