KEADAAN DARURAT TUNISIA DIPERPANJANG

Tunis, 20 Rabiul awal 1434 H/1 Februari 2013 (Press Tv/MINA) – Tunisia telah memperpanjang status keadaan darurat negara menjadi beberapa bulan di negara yang sebelumnya dipimpin oleh Zainal Abidin bin Ali yang digulingkan dalam pemberontakan rakyat tahun 2011.

“Presiden Moncef Marzouki telah memutuskan, setelah berkonsultasi dengan kepala pemerintahan dan Majelis Konstituante, untuk memperpanjang keadaan darurat dari tanggal 1 Februari sampai 2 Maret 2013,” demikian menurut pernyataan kantor kepresidenan, Kamis (31/1).

Marzouki telah mengumumkan pada KTT Uni Afrika di Addis Ababa awal pekan ini bahwa keadaan darurat tidak akan diperpanjang pada akhir Januari.

Keadaan darurat negara, yang memberikan kekuasaan khusus intervensi polisi, terakhir kali diperpanjang pada tanggal 31 Oktober 2012.

Tunisia telah berada di bawah keadaan darurat sejak 14 Januari 2011 ketika Ben Ali melarikan diri dari negaranya ke Arab Saudi setelah protes jalanan mengakhiri 23 tahun pemerintahannya.

Kerusuhan dan protes pecah di Tunisia setelah seorang penjual buah (26 tahun), diidentifikasi sebagai Muhammad Bouazizi, membakar diri ketika polisi menyita dagangannya. Rezim Ben Ali dituduh korupsi dan sebagian kerabatnya mengontrol banyak sektor bisnis di negara ini.(T/P05/R2).

Miraj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply