KLINIK MUSLIM AMERIKA OBATI WARGA MISKIN SECARA GRATIS

    New York, 25 Shafar 1434/7 Januari 2013 (MINA) – sekelompok dokter Muslim Amerika membuka klinik di New York untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga miskin Amerika, berdasarkan laporan OnIslam.net yang diterima Mi’raj News Agency (MINA) Senin (7/1).

    “Kami sangat beruntung karena memiliki kehidupan dan pekerjaan baik di daerah ini, jadi kami ingin membalas kembali,” kata Dr Mustafa Awayda, kepala relawan medis klinik itu yang juga bekerja di Pusat Medis VA Syracuse kepada The Post-Standard.
    Sekelompok dokter Muslim tersebut secara sukarela membuka Klinik yang dinamai Klinik Kesehatan Rahma (Rahma Health Clinic) untuk menyediakan layanan kesehatan gratis bagi warga miskin di kota Syracuse, New York.
    Para dokter itu juga membentuk sebuah kelompok non-profit, Perawatan Muslim Amerika dan Aliansi Kasih, serta membeli kantor mantan dokter yang  kosong di kota itu.Setelah pengajuan membuka klinik, butuh beberapa bulan sebelum menerima sertifikasi dari negara Amerika berdasarkan Pasal 28 hukum kesehatan publik negara.
    Meskipun dijalankan sepenuhnya sukarela, klinik tersebut harus mematuhi peraturan sama yang berlaku untuk seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan utama lainnya.
    “Kebijakan kami tentang pencegahan infeksi saja ada 59 halaman,” kata Awayda.
    Meskipun kesulitan, dokter Muslim itu percaya dengan bekerja ekstra tidak akan membuat sertifikasi klinik sia-sia.
    “Sangat menyenangkan untuk dapat mengatakan kami melewati semua pengawasan dan peraturan negara itu,” katanya.
    Para dokter relawan mengatakan mereka tersentuh ajaran Islam yang menekankan untuk membantu masyarakat kurang beruntung.”Sebagai umat Islam kami ingin membantu komuitas kami,” kata Dokter Mohamed Khater selaku presiden Pusat Komunitas Islam New York yang juga sebagai ketua dewan klinik itu.
    AS adalah negara terkaya di dunia tapi satu-satunya negara demokrasi industrial yang tidak memberikan asuransi kesehatan bagi semua warga negaranya.Klinik Muslim gratis itu bertujuan meningkatkan kesadaran di kalangan orang Amerika yang tidak mengansuransikan pentingnya pemeriksaan rutin.
    “Kami memberitahu orang-orang, ‘Ayo periksa gula dan tekanan darah Anda. Lakukan sesuatu sebelum Anda berakhir di rumah sakit!'” kata Awayda.
    Sebelumnya, para dokter Muslim di klinik dan orang-orang lingkungan sekitar menanam kebuh buah dan sayuran dengan tujuan mengajarkan orang akan pentingnya makanan sehat di lingkungan yang sekarang lebih mengenal restoran cepat saji itu.
    Bersamaan dengan para dokter dan perawat, klinik tersebut juga membantu orang mengetahui apakah mereka memenuhi syarat untuk Medicaid atau program asuransi kesehatan lainnya.Klinik itu juga membantu pasien yang membutuhkan resep pengobatan untuk menemukan obat generik murah.
    Meskipun sebagian besar dokter Muslim yang memulai klinik adalah anggota Komunitas Islam, klinik Rahma bukanlah organisasi keagamaan. Klinik itu terbuka untuk semua orang dan mencari relawan dari semua agama, katanya.
    Tahun lalu, Asosiasi Dokter Keturunan Pakistan di Amerika Utara mendirikan sebuah klinik yang menyediakan gigi gratis, layanan ophthalmologic, pediatrik dan pengelolaan rasa sakit tiap Minggu di Masjid Balal, kampus St Louis University.Klinik lain dibuka Yayasan Islam St Louis Agung dengan menggandeng para Relawan di Kedokteran pada Oktober lalu.(T/R-010/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply